Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)
Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)
Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Nomor KEP-863/M.5/Fd.2/07/2026 tertanggal 21 Juli 2026. Berdasarkan hasil penyidikan, Choirul Anwar yang menjabat sebagai Dirut PD KBS pada periode 2016-2024 diduga menyalahgunakan kewenangannya dengan menggunakan anggaran perusahaan untuk pengeluaran yang tidak sesuai peruntukan (fiktif), serta untuk kepentingan pribadi.
Terkait itu, Direktur Eksekutif Laboratorium Politik Hukum (Labpolhum) MHZ Centre, Muhammad Haris Zulkarnain mengapresiasi penegak hukum yang progresif dalam penanganan kasus KBS.
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00
Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
UPDATE
Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26
Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15
Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14
Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37
Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34
Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28
Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31
Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21
Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12
Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30