Berita

Presiden AS Donald Trump ingatkan China dan Rusia agar tidak mempersenjatai Iran (Unggahan akun Truth Social @realDonaldTrump)

Dunia

Trump Yakin China dan Rusia Tidak Akan Membantu Iran

SABTU, 25 JULI 2026 | 10:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan China dan Rusia agar tidak memasok senjata kepada Iran. Menurutnya, jika kedua negara itu terlibat dalam membantu persenjataan Teheran, konsekuensinya akan sangat buruk bagi mereka.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump menyusul meningkatnya ketegangan terkait konflik AS-Iran. Namun, ia menegaskan hingga saat ini tidak percaya Beijing maupun Moskow ikut terlibat dalam perang dengan memberikan dukungan militer kepada Iran.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengatakan Presiden China Xi Jinping telah memberinya jaminan saat keduanya bertemu di Beijing bahwa China tidak akan menjual atau memasok senjata kepada Iran, termasuk melalui perusahaan-perusahaan asal China.


"Presiden Xi... mengatakan kepada saya bahwa dia tidak akan, dalam keadaan apa pun, memberikan atau menjual senjata kepada Republik Islam Iran, dan itu juga berlaku bagi perusahaan-perusahaan China. Mengingat hubungan kami, saya mempercayai ucapannya," tulis Trump, dikutip Sabtu, 25 Juli 2026.

Trump juga mengungkapkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyampaikan komitmen serupa. Menurutnya, Putin memastikan Rusia tidak akan menjual senjata kepada Iran, meskipun hubungan Moskow dengan Barat masih memanas akibat perang di Ukraina.

Presiden AS menjelaskan bahwa Rusia memahami posisi AS yang menjual senjata kepada negara-negara anggota NATO, bukan secara langsung kepada Ukraina. Ia mengatakan negara-negara NATO membeli senjata tersebut dengan harga penuh, sementara distribusinya menjadi kewenangan masing-masing negara.

Karena itu, Trump menilai China dan Rusia tidak ikut terlibat dalam konflik Iran. Ia juga memberikan peringatan keras apabila situasinya berubah.

"Dua negara besar yang sering disebut-sebut terkait Iran, menurut saya, tidak berpartisipasi. Jika mereka berpartisipasi, itu akan sangat buruk bagi mereka. Tentu saja itu bukan kepentingan terbaik mereka," ujarnya.

Saat ditanya wartawan mengenai pernyataan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth yang menyebut China dan Rusia "mendukung" Iran, Trump mengaku tidak yakin dengan penilaian tersebut.

"Saya tidak tahu apakah mereka benar-benar 'mendukung'. Presiden Xi mengatakan dia tidak akan ikut serta, dan Presiden Putin mengatakan hal yang sama. Saya rasa saya mempercayai mereka," ujar Trump.

Trump menambahkan, ia yakin Xi dan Putin akan menepati komitmen tersebut karena keduanya memiliki kepentingan untuk menjaga hubungan dengan Amerika Serikat.

"Saya rasa mereka tidak ingin saya kecewa," kata Trump.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya