Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Logam Dunia Bergerak Variatif, Emas Menguat Tipis Jelang Keputusan The Fed

SABTU, 25 JULI 2026 | 08:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga logam mulia dunia bergerak variatif pada perdagangan Jumat 24 Juli 2026. 

Pada penutupan, harga emas spot naik 0,1 persen menjadi 4.052,78 Dolar AS per troy ounce, sementara kontrak berjangka emas AS pengiriman Agustus ditutup menguat 0,5 persen ke 4.070,80 Dolar AS per troy ounce. 

Harga perak spot turut menguat 0,8 persen menjadi 58,11 Dolar AS per troy ounce, sedangkan platinum turun 0,8 persen ke 1.587,17 Dolar AS per troy ounce. 


Pergerakan tersebut terjadi di tengah pelemahan harga minyak Brent, meningkatnya perhatian investor terhadap konflik di Timur Tengah, serta penantian hasil rapat kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) pekan depan.

Sepanjang pekan ini, harga emas masih mencatat kenaikan sekitar 0,9% setelah sempat terkoreksi hampir 2 persen pada sesi sebelumnya. Pedagang logam independen Tai Wong menilai emas mulai membentuk level dasar di kisaran 3.950 Dolar AS per troy ounce, meski imbal hasil obligasi masih meningkat. 

Menurutnya, harga emas berpotensi kembali tertekan jika konflik geopolitik memburuk, tetapi dapat menguat apabila The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga.

Harga minyak Brent sendiri turun lebih dari 4 persen setelah sehari sebelumnya melonjak lebih dari 7 persen hingga menembus 100 Dolar AS per barel, dipicu serangan terhadap dua kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah. 

Sejak konflik yang didukung Amerika Serikat terhadap Iran pecah pada akhir Februari, harga emas telah melemah sekitar 23 persen akibat kekhawatiran inflasi akan mendorong suku bunga tetap tinggi dalam waktu lebih lama.

Pelaku pasar kini memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan pekan depan. Namun, berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada September diperkirakan mencapai sekitar 82 persen.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya