Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Nilai Transaksi Tiga Saham Ini Tembus Rp700 Miliar di Sesi Siang

JUMAT, 24 JULI 2026 | 13:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perburuan saham-saham likuid masih mewarnai perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan sesi 1,  Jumat siang, 24 Juli 2026. 

Tiga emiten, yakni PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar, meski ketiganya bergerak di zona merah.

Pantauan RMOL, berdasarkan data perdagangan hingga pukul 13.17 WIB, saham BUMI mencatat nilai transaksi terbesar, yakni Rp819,45 miliar. Sebanyak 4,67 miliar saham diperdagangkan dalam 62.268 kali transaksi. Saham emiten batu bara tersebut berada di level Rp172 per saham, turun 11 poin atau 6,01 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp183.


Di posisi berikutnya, saham BMRI membukukan nilai transaksi Rp776,79 miliar hingga pukul 12.37 WIB. Total 193,11 juta saham berpindah tangan dalam 35.015 kali transaksi. Saham bank pelat merah itu diperdagangkan di level Rp4.230, turun 150 poin atau 3,42 persen dari penutupan sebelumnya di Rp4.380.

Sementara itu, saham TPIA juga masuk dalam jajaran saham paling aktif diperdagangkan. Hingga pukul 13.28 WIB, nilai transaksi saham emiten petrokimia tersebut mencapai Rp744,29 miliar dengan volume perdagangan 359,45 juta saham dan frekuensi 59.643 kali transaksi. Saham TPIA berada di level Rp2.170 per saham pada perdagangan siang.

Ketiga saham tersebut sama-sama membukukan nilai transaksi di atas Rp700 miliar, mencerminkan tingginya aktivitas perdagangan pada saham-saham berkapitalisasi besar dan likuid di tengah dinamika pasar sepanjang sesi perdagangan siang. 


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya