Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Rapor Pasar Modal Sesi I: IHSG Merah Membara di Akhir Pekan

JUMAT, 24 JULI 2026 | 12:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Indonesia tertekan cukup dalam pada penutupan perdagangan sesi pertama, Jumat siang 24 Juli 2026. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi sebesar 1,75 persen atau merosot 110,679 basis poin ke posisi 6.204,632. 

Setelah dibuka di level 6.315 pada pagi hari, pergerakan indeks bergerak fluktuatif dalam rentang batas bawah 6.161 hingga batas atas 6.316.


Tekanan IHSG dipicu oleh 594 saham yang terperosok di zona merah, sementara hanya 80 saham yang berhasil menguat dan sisanya bertahan stagnan. 

Di tengah pelemahan ini, tiga saham yang menjadi pusat perhatian dengan raihan transaksi terbesar adalah BMRI, BUMI, dan TPIA.

Seluruh sektoral kompak melemah. Sektor konsumen siklikal (IDXCYCLIC) memimpin penurunan sebesar 3,21 persen, disusul barang baku (IDXBASIC) yang tergerus 3,12 persen, energi (IDXENERGY) turun 2,65 persen, transportasi (IDXTRANS) menyusut 2,59 persen, dan infrastruktur (IDXINFRA) terkoreksi 2,53 persen.

Sektor industri (IDXINDUST) juga melemah 1,80 persen, keuangan (IDXFINANCE) tertekan 1,54 persen, barang konsumen non-siklikal (IDXNONCYC) turun 1,40 persen, properti (IDXPROPERT) terkikis 1,23 persen, kesehatan (IDXHEALTH) menyusut 0,92 persen, dan teknologi (IDXTECHNO) melemah 0,77 persen.

Kelesuan ini turut menyeret indeks acuan lainnya. Indeks LQ45 melemah 1,66 persen ke posisi 616,700, sedangkan indeks syariah Jakarta Islamic Index (JII) anjlok 2,71 persen menjadi 371,936. Selain itu, indeks IDX30 terkikis 1,50 persen ke level 347,247 dan MNC36 turun 1,56 persen menuju level 269,480.

Dari sisi aktivitas pemodal, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) dengan total mencapai Rp1,22 triliun. Rinciannya, aksi lepas saham di pasar reguler menyumbang net sell sebesar Rp712,21 miliar, sedangkan di pasar negosiasi dan tunai tercatat jual bersih Rp512,07 miliar.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya