Berita

Ilustrasi transisi energi bersih. (Foto: Humas PLN)

Bisnis

PLN Gandeng AFD Perkuat Pendanaan untuk Percepatan Transisi Energi Bersih

JUMAT, 24 JULI 2026 | 03:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Prancis untuk Pembangunan (AFD) dan PT PLN (Persero) telah menandatangani Perjanjian Pinjaman Berbasis Hasil untuk Percepatan Transisi Energi Bersih Indonesia (Result-Based Loan Accelerating Indonesia Clean Energy Transition/RBL AICET) senilai 260,2 juta Euro. 

Kesepakatan ini menandai tonggak penting dalam upaya Indonesia mewujudkan ekonomi berkelanjutan rendah karbon, serta memperkuat kapasitas PLN demi peningkatan penggunaan energi terbarukan dalam jaringan sistem kelistrikan nasional.
 
Program RBL AICET akan dilaksanakan selama enam tahun (2026-2031) sejalan dengan ambisi pembangunan Indonesia untuk meraih status negara berpendapatan tinggi pada tahun 2045, melalui transformasi ekonomi, sosial dan tata kelola. 


Dengan menyalurkan pembiayaan ke tulang punggung infrastruktur kelistrikan Indonesia, program ini menargetkan penyediaan listrik yang lebih bersih dan akan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan kesehatan jutaan rakyat Indonesia.

Program ini didanai bersama oleh koalisi mitra pembangunan internasional-Bank Pembangunan Asia (ADB), yang juga menyalurkan pendanaan bersama dari Uni Eropa (UE), bersama-sama dengan AFD dan KfW) dan PLN, dengan nilai total mencapai 1.509,0 juta Dolar AS. 

Direktur Utama PT PLN (Persero) menyatakan bahwa perubahan iklim merupakan tantangan global yang menuntut kolaborasi global. Tidak ada satu pun institusi atau negara yang mampu mengatasinya sendirian. 

“Transisi energi di Indonesia adalah perjalanan strategis yang secara simultan dapat memperkuat ketahanan, keterjangkauan, dan keberlanjutan energi. Program ini mencerminkan kekuatan kolaborasi antara PLN, Pemerintah Indonesia, dan mitra pembangunan internasional kami dalam mempercepat perjalanan tersebut. Melalui kolaborasi ini, kami memperluas integrasi energi terbarukan dan memperkuat jaringan grid, untuk membangun sistem kelistrikan yang lebih tangguh dan siap menghadapi masa depan,” kata Darmawan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. 

“Bersama-sama, kami meletakkan dasar bagi masa depan energi yang lebih bersih yang mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia serta komitmen kami untuk mencapai Emisi Nol (Net Zero Emissions)," tambahnya.
 
Sementara itu, Direktur AFD untuk Indonesia, Yann Martres menyatakan  program RBL AICET merupakan tonggak penting dalam kemitraan jangka panjang kami dengan Indonesia dan PLN. 

“Kami bekerja sama menuju transisi energi yang lebih bersih dan sistem kelistrikan yang lebih tangguh, menggabungkan perluasan energi terbarukan, modernisasi infrastruktur grid, dan penguatan kapasitas kelembagaan. Inilah wujud nyata aksi dan pembiayaan iklim: bekerja bahu-membahu dengan PLN untuk mewujudkan ambisi energi Indonesia, demi kemaslahatan masyarakat dan planet ini," ujar Martres. 

Program ini memonitor kemajuan penambahan pasokan listrik yang dihasilkan dari tenaga surya (PV) dan/atau tenaga angin ke dalam jaringan grid, dan pembentukan program peningkatan kapasitas di PLN Corporate University untuk menyelenggarakan pelatihan transisi energi untuk para karyawan PLN.
 

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya