Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Youtube DPP PKB)

Politik

Prabowo Bicara Soal Isi Hati PDIP di Harlah ke-28 PKB

KAMIS, 23 JULI 2026 | 21:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis malam, 23 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menilai perbedaan dan persaingan dalam politik merupakan hal yang wajar. Perbedaan pilihan tidak harus menjadi persoalan karena pada akhirnya pihak-pihak yang sempat berseberangan dapat kembali bertemu dan bekerja sama.

"Jadi saudara-saudara, bersaing itu baik. Bertanding itu baik. Kadang-kadang kita berpisah, enggak masalah. Nanti juga bergabung lagi," kata Prabowo.


Prabowo kemudian menyinggung PDIP. Menurutnya, jika digali lebih dalam, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri tersebut memiliki kesamaan hati dengan pihaknya, terutama dalam memegang teguh cita-cita para pendiri bangsa dan konstitusi.

"PDIP juga sebetulnya hatinya sama dengan kita. Benar. Coba cek. Digali hatinya. Sebetulnya sama. Ini UUD 1945 yang bikin Bung Karno, Bung Hatta, pendiri-pendiri bangsa kita. Hati mereka sama," tegasnya. 

Prabowo kemudian menyampaikan gurauan bahwa PDIP belum menunjukkan dukungan secara terbuka melalui rekomendasi seperti yang diberikan Ijtima’ Ulama Indonesia kepadanya.

"Hanya belum bikin rekomendasi seperti Ijtima Ulama. Belum. Tapi kita enggak ada masalah," ucapnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya