Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Youtube DPP PKB)

Politik

Prabowo Dapat Hadiah Sekaligus Perintah dari Ijtima’ Ulama Indonesia

KAMIS, 23 JULI 2026 | 21:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mendapat hadiah sekaligus perintah dari Ijtima’ Ulama Indonesia dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis malam, 23 Juli 2026.

Hadiah tersebut berupa rekomendasi hasil Ijtima’ Ulama Indonesia yang diserahkan langsung kepada Prabowo oleh Pimpinan Ponpes Asy-Syifaa, KH Muhyiddin Al-Manafi. 

Sebelum diserahkan, rekomendasi itu dibacakan di hadapan Prabowo dan para peserta Harlah PKB, yang memuat tiga poin utama mengenai penguatan negara, tata kelola pemerintahan, serta pembenahan Nahdlatul Ulama (NU).


Menanggapi rekomendasi tersebut, Prabowo mengaku bahagia sekaligus terharu. Ia menyebut hasil Ijtima’ Ulama sebagai hadiah yang luar biasa. 

"Hari ini, saya dapat hadiah apa lagi? Luar biasa itu. Langsung dibacakan tadi Kesepakatan Ijtimah Ulama Indonesia Luar biasa ini. Kesepakatan Ijtimah Ulama ini luar biasa. Ilmu lagi ini, PKB," kata Prabowo.

Prabowo kemudian menilai rekomendasi tersebut sebagai sebuah perintah yang sejalan dengan hati nuraninya, terutama dalam memastikan negara yang kuat tetap berjalan sesuai koridor konstitusi, keadilan, dan tata kelola pemerintahan yang baik. 

"Ini, perintah lagi ini. Tapi perintahnya, perintahnya adalah sesuai dengan hati nurani saya. Memastikan negara yang kuat tetap berjalan dalam koridor konstitusi, keadilan, dan tata kelola yang baik," ujarnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya