Berita

Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin. (Foto: Istimewa)

Politik

Nurul Arifin:

Pancasila Harus jadi Pedoman Moral Kehidupan Ruang Digital

KAMIS, 23 JULI 2026 | 18:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penguatan ideologi Pancasila menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. 

Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin kemajuan teknologi seperti media sosial dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat, namun juga menghadirkan tantangan baru yang berpotensi mengancam persatuan bangsa.

Pesan itu disampaikan Nurul dalam Webinar Literasi Digital pada Kamis 18 Juni 2026, dengan tema “Penguatan Ideologi Pancasila”.


“Era digital memberikan ruang yang sangat luas untuk berkomunikasi dan mengakses informasi. Namun di saat yang sama, juga menjadi tempat berkembangnya hoaks, ujaran kebencian, dan berbagai konten yang dapat memicu perpecahan," kata Nurul.

"Karena itu, Pancasila harus menjadi kompas moral dan etika dalam kehidupan digital kita,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila yang mencakup ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial tetap relevan untuk menjadi pedoman masyarakat dalam berinteraksi di ruang digital. 

Legislator Partai Golkar ini menyoroti fenomena hoaks yang masih menjadi ancaman nyata bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Menurutnya, hoaks tidak sekadar menyebarkan informasi palsu, tetapi sering kali dirancang untuk memancing emosi, memperuncing perbedaan, serta melemahkan kepercayaan publik terhadap berbagai institusi.

“Oleh karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri untuk memverifikasi informasi sebelum membagikannya serta tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum jelas kebenarannya,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya