Berita

Kemenimipas melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberikan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada 1.050 Anak Binaan di seluruh Indonesia pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42, Kamis, 23 Juli 2026 (Foto: Dok Kemenimipas)

Nusantara

Hari Anak Nasional 2026, 1.050 Anak Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana

KAMIS, 23 JULI 2026 | 12:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberikan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada 1.050 Anak Binaan di seluruh Indonesia dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, Kamis, 23 Juli 2026.

Dari total penerima, sebanyak 990 Anak Binaan memperoleh PMP HAN I atau pengurangan sebagian masa pidana, sedangkan 60 Anak Binaan langsung bebas setelah menerima PMP HAN II.

Pada PMP HAN I, sebanyak 660 Anak Binaan mendapat pengurangan satu bulan, 206 anak dua bulan, 105 anak tiga bulan, dan 19 anak empat bulan. Sementara pada PMP HAN II, 31 Anak Binaan memperoleh pengurangan satu bulan, masing-masing 14 anak mendapat dua dan tiga bulan, serta satu anak menerima pengurangan empat bulan.


Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) bukan merupakan bentuk pembalasan, melainkan upaya negara mengembalikan anak ke kehidupan yang lebih baik melalui pendekatan yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak dan keadilan restoratif.

"Seluruh program pembinaan diarahkan untuk membangun karakter, meningkatkan kemampuan akademik dan vokasional, memperkuat nilai keagamaan, menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta keterampilan hidup sebagai bekal saat kembali ke keluarga dan masyarakat," ujar Agus dalam keterangan resminya.

Agus berharap pengurangan masa pidana menjadi motivasi bagi Anak Binaan untuk terus memperbaiki diri, mengikuti program pembinaan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Senada, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi mengatakan PMP merupakan bentuk penghormatan terhadap hak Anak Binaan sekaligus apresiasi atas perubahan perilaku selama menjalani pembinaan. Menurutnya, kebijakan ini juga mendukung reintegrasi sosial serta menekan risiko pengulangan tindak pidana.

Secara nasional, penerima PMP terbanyak berasal dari Sumatra Utara dengan 102 Anak Binaan, disusul Jawa Barat 96 Anak Binaan dan Jawa Timur 80 Anak Binaan. Pemberian PMP tersebut juga diperkirakan menghemat biaya makan Anak Binaan sebesar Rp1,075 miliar.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka, Begini Caranya

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:59

Sesat Pikir Program MBG

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:45

Demi Lunasi Utang Pinjol, Seorang Wanita Hampir Disetubuhi Debt Collector

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:18

Cinta dan Benci Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:59

Saatnya Generasi Milenial Tampil Tentukan Nasib Bangsa di Pemilu 2029

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:40

Sumpah Sudaryono dan Donny

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:20

49 Startup Binaan IPB University Didorong jadi Produk Unggulan Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:50

Prabowo-Anies Flagships

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:25

TelkomGroup Perkuat Peran Penggiat Budaya Lewat CAMG 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:59

Negara OKI Didesak Bantu Iran Hadapi Agresi AS dan Israel

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:45

Selengkapnya