Berita

Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein (Foto: RMOL)

Hukum

KPK Buka Peluang Usut Dugaan Aliran Suap ke Pejabat Kemendag di Kasus Bea Cukai

KAMIS, 23 JULI 2026 | 10:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan dugaan aliran suap kepada sejumlah pejabat Kementerian Perdagangan (Kemendag). 

Langkah ini merupakan bagian dari pengembangan kasus korupsi yang menyeret oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein mengatakan, penyidik telah menemukan adanya sejumlah pemberian selain kepada pejabat Bea dan Cukai berdasarkan dokumen maupun barang bukti yang disita.


Pernyataan itu disampaikan Taufik saat ditanya mengenai pengakuan anak buah pemilik Blueray Cargo John Field, Andri yang sebelumnya menyebut adanya pemberian kepada empat pejabat Kemendag, yakni Adilson, Ronald, Rangga, dan Michael.

"Jadi memang itu berdasarkan dokumen atau barang bukti yang kami temukan juga ada beberapa pemberian-pemberian yang kemudian diketahui selain ke pejabat Bea Cukai ada," kata Taufik kepada wartawan, Kamis, 23 Juli 2026.

Meski demikian, Taufik belum memastikan apakah keempat nama tersebut akan segera dipanggil penyidik dalam sprindik umum yang baru diterbitkan KPK.

"Tapi apakah nanti itu akan dilakukan klarifikasi atau proses pemeriksaan-pemeriksaan di sprindik umum yang saat ini kita sedang atau sudah dikembangkan? Ya kita melihat nanti perkembangan selanjutnya seperti apa," ujarnya.

Menurut Taufik, fokus penyidikan pada sprindik umum saat ini adalah menelusuri pihak-pihak yang diduga menerima gratifikasi maupun aliran dana hasil tindak pidana korupsi.

"Karena fokus penyidikan umum ini kan memang penerimaan ya, gratifikasi. Nah makanya kita belum tentukan tersangkanya karena memang masih banyak potensi-potensi di situ untuk berkembang tersangka-tersangka yang lain. Tentunya nanti kita akan update lagi proses penyidikannya seperti apa," jelasnya.

Sebelumnya, KPK telah mengumumkan menerbitkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru sebagai pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) kasus suap di DJBC. Satu sprindik telah disertai penetapan tersangka, yakni Kepala Bea Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda, sedangkan satu sprindik lainnya masih berupa penyidikan umum untuk mengusut pihak-pihak lain yang diduga menerima aliran dana.

Dalam putusan perkara John Field dkk, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat menyatakan praktik suap Blueray Cargo tidak hanya mengalir kepada oknum pejabat Bea dan Cukai, tetapi juga kepada sejumlah pihak di luar institusi tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya