Berita

Ilustrasi anak-anak. (Foto: RMOLJateng)

Politik

Anak-anak Perlu Dilindungi dari Kekerasan Seksual dan Pengaruh LGBT

KAMIS, 23 JULI 2026 | 10:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seluruh elemen bangsa diajak untuk memperkuat perlindungan terhadap anak di tengah meningkatnya berbagai ancaman yang mengganggu tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Seruan itu disampaikan Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PKS Daerah Pemilihan Maluku, Saadiah Uluputty, memperingati Hari Anak Nasional 2026, yang jatuh pada  Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Saadiah, anak-anak Indonesia berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, penuh kasih sayang, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun eksploitasi. Namun, berbagai laporan menunjukkan bahwa perlindungan anak masih menghadapi tantangan yang serius.


“Dari berbagai informasi yang kita terima, kita masih menyaksikan tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak, munculnya berbagai pengaruh negatif, termasuk perkembangan fenomena LGBT, serta penyimpangan sosial lainnya. Kondisi ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa perlindungan anak membutuhkan peran aktif keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan negara,” ujar Saadiah.

Ia menegaskan bahwa kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan luar biasa yang harus ditangani secara tegas. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga mencatat bahwa sepanjang 2025, kekerasan seksual masih menjadi salah satu bentuk pelanggaran hak anak yang paling banyak dilaporkan. 

Bahkan, hingga pertengahan 2025, Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) mencatat 13.845 laporan kekerasan terhadap anak, dengan kekerasan seksual menjadi salah satu bentuk kasus yang paling dominan.

Saadiah mengingatkan bahwa perlindungan anak tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Menurutnya, keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter anak melalui pendidikan agama, akhlak, serta pendampingan terhadap aktivitas dan penggunaan media digital.

“Kita tidak boleh lengah terhadap berbagai pengaruh yang dapat mengikis nilai-nilai moral dan karakter anak. Orang tua harus hadir, menjadi sahabat sekaligus pelindung bagi anak-anaknya. Pendidikan karakter dan nilai keagamaan harus menjadi fondasi utama agar anak memiliki ketahanan menghadapi berbagai tantangan zaman,” katanya.

Lebih lanjut, Saadiah meminta pemerintah, aparat penegak hukum, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, sekolah, serta masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam pencegahan kekerasan terhadap anak melalui edukasi, pengawasan, layanan pendampingan korban, dan penegakan hukum yang memberikan efek jera kepada pelaku.

“Perlindungan anak adalah investasi bagi masa depan Indonesia. Jangan biarkan anak-anak kehilangan masa depannya karena kekerasan, eksploitasi, ataupun pengaruh negatif yang merusak. Negara harus hadir memberikan rasa aman bagi setiap anak Indonesia,” tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya