Berita

Ketua DPN Pengusaha Tani Indonesia HKTI, Yasir Machmud (Foto: Istimewa)

Bisnis

HKTI Siapkan Agenda Hilirisasi dan Petani Modern, Pengurus Baru Mulai Tancap Gas

KAMIS, 23 JULI 2026 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dewan Pengurus Nasional (DPN) Pengusaha Tani Indonesia Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2026-2031 mulai menyiapkan sejumlah program strategis usai dikukuhkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HKTI 2026 di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Kepengurusan yang dipimpin Yasir Machmud tersebut menempatkan penguatan kelembagaan petani, hilirisasi produk pertanian, serta pengembangan kewirausahaan sebagai agenda utama organisasi dalam mendukung kemandirian pangan nasional.

Rakernas HKTI 2026 mengusung semangat "Pengusaha Tani Kuat, Petani Sejahtera", dengan fokus mendorong lahirnya petani modern yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus daya saing sektor pertanian Indonesia.


Ketua DPN Pengusaha Tani Indonesia HKTI, Yasir Machmud, mengatakan ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi, tetapi juga pada kemampuan petani menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi dan penguatan usaha.

"Ketahanan pangan merupakan fondasi kedaulatan bangsa. Karena itu, Pengusaha Tani Indonesia HKTI harus hadir sebagai organisasi yang mampu memperkuat kapasitas petani, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta melahirkan wirausaha-wirausaha baru di sektor pertanian. Ketika petani kuat, maka pangan kita akan mandiri dan kesejahteraan rakyat akan semakin meningkat," ujar Yasir, di Jakarta, dikutip Kamis 23 Juli 2026.

Menurutnya, potensi besar sumber daya alam Indonesia perlu didukung oleh pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola organisasi yang kuat agar sektor pertanian mampu bersaing di tingkat global.

"Kami ingin menjadikan Pengusaha Tani Indonesia HKTI sebagai rumah besar bagi petani dan pelaku usaha pertanian untuk berkolaborasi, berinovasi, dan bersama-sama membangun pertanian Indonesia yang maju. Amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 harus menjadi pijakan dalam membangun ekonomi nasional yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat," katanya.

Sebagai tindak lanjut Rakernas, DPN Pengusaha Tani Indonesia HKTI telah merumuskan sejumlah program prioritas, mulai dari percepatan hilirisasi hasil pertanian, penerapan teknologi dan otomatisasi budidaya, hingga perluasan akses pasar guna meningkatkan daya saing produk pertanian nasional. 

Kepengurusan DPN Pengusaha Tani Indonesia HKTI periode 2026–2031 dipimpin Yasir Machmud dan dikukuhkan oleh Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum HKTI Pusat, Dr. Sudaryono. Pelantikan berlangsung dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HKTI 2026 di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, pada Selasa, 21 Juli 2026.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya