Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

TINS Catat Net Buy Asing Terbesar, Jadi Motor Penggerak Sektor Tambang Pagi Ini

KAMIS, 23 JULI 2026 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor pertambangan kembali mendapat angin segar seiring derasnya aliran modal asing yang masuk ke bursa. 

Saham PT Timah Tbk (TINS) berhasil mencatatkan net buy asing terbesar mencapai Rp55,5 miliar,  menjadikan TINS sebagai emiten dengan akumulasi net buy asing terbesar di bursa pada menutupan perdagangan kemarin, Rabu 23 Juli 2026.

Respons positif investor asing tersebut mendorong harga saham TINS menguat 2,00 persen ke level Rp3.620 per saham.


Sepanjang perdagangan, TINS bergerak agresif dalam rentang Rp3.540 hingga sempat menyentuh level tertinggi di Rp3.680. Membaiknya performa harga ini juga diimbangi oleh likuiditas yang tebal, di mana total nilai transaksi melesat hingga Rp202 miliar lewat 15.497 kali frekuensi perdagangan.

Daya tarik TINS di mata pemodal tidak lepas dari tingkat valuasinya yang dinilai sangat rasional. Dengan laba per saham (EPS) di level Rp362, rasio harga terhadap laba bersih (Price to Earnings Ratio/PER) TINS saat ini berada di kisaran 10 kali.

Angka ini memberi ruang apresiasi yang cukup menarik bagi investor bernilai (value investor) yang berburu saham komoditas berkualitas.

Secara fundamental dan skala bisnis, emiten plat merah ini memegang posisi strategis di pasar domestik. Dengan total nilai kapitalisasi pasar menembus Rp26,96 triliun, TINS mengokohkan posisinya di peringkat 10 besar untuk sektor pertambangan terkait, sekaligus masuk dalam jajaran 100 besar perusahaan berkapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia.

Masuknya dana asing secara masif ini memberikan konfirmasi akan optimisme pasar terhadap prospek bisnis dan pergerakan harga komoditas timah global. 

Memasuki sesi perdagangan pagi ini, derasnya aksi beli asing tersebut berpotensi menjadi motor penggerak bagi TINS untuk melanjutkan tren penguatannya, sekaligus membuka peluang uji resistance baru.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Thoriqoh itu Fokus ke Allah, Bukan ke Jokowi dan PSI

Selasa, 01 September 2026 | 05:52

Enam Program Prioritas Sektor Kelautan-Perikanan Jamin Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 01 September 2026 | 05:26

IAW Soroti Tersendatnya INA-24: Sampai Kapan Berlindung di Balik Warisan?

Selasa, 01 September 2026 | 04:53

Prabowo Terima KTA NU

Selasa, 01 September 2026 | 04:29

Onduline Siapkan Produk dan SDM Terbaik Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

Selasa, 01 September 2026 | 03:59

Tragedi Kelas Menengah, Terjepit dan Terlupakan

Selasa, 01 September 2026 | 03:47

Sempat 13 Hari Hilang Kontak di Laut, Awak KM El Malika Bersiap Kembali ke Rumah

Selasa, 01 September 2026 | 03:25

TNI Perkuat Penanganan Karhutla Melalui Penyuluhan

Selasa, 01 September 2026 | 02:55

Usung Konsep "Moving for Longevity", Fervid Pilates Studio Perluas Edukasi Komunitas

Selasa, 01 September 2026 | 02:42

Merawat Konsep Ekonomi-Politik Hatta

Selasa, 01 September 2026 | 02:20

Selengkapnya