Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Nusantara

Demi Lunasi Utang Pinjol, Seorang Wanita Hampir Disetubuhi Debt Collector

KAMIS, 23 JULI 2026 | 05:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Seorang wanita yang telah bersuami siap menyerahkan tubuhnya debt collector pinjaman online (pinjol) demi melunasi utang. Hubungan terlarang itu terjadi di sebuah kamar kos, daerah Purworejo.

Namun beruntung sang suami didampingi polisi gerak cepat menggerebek kamar kos tersebut.

Hal itu menjadi viral dalam sebuah video yang beredar di media sosial hasil unggahan akun akun Instagram manangsoeboti_official. 


Dalam video tersebut, pria yang menggerebek mengatakan jika perempuan yang ada di dalam kamar kos itu adalah istrinya. Sang istri lantas mengaku bahwa dirinya dipaksa oleh pria yang ingin menidurinya. 

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Dwiyono mengatakan peristiwa itu terjadi di sebuah kos daerah Bayan, Purworejo pada Selasa, 21 Juli 2026. Ia menyebut suami yang berinisial RW (29) mengetahui hal itu dan meminta bantuan polisi.

"Jadi kemarin sore Polsek Bayan kedatangan masyarakat untuk dimintai pelayanan (guna) mendatangi sebuah kos-kosan yang diduga di situ ada istrinya. Nah, setelah itu ternyata betul sebagaimana yang ada di medsos, ada di dalam kos-kosan sama seorang laki-laki," ujar Dwiyono kepada wartawan, Rabu, 22 Juli 2026.

Istri RW yang berinisial UH (25) itu ternyata berada di dalam kamar bersama seorang DC berinisial LSH (26). UH merupakan nasabah LSH terkait pinjaman online.

Saat LSH menagih utang Rp4 juta kepada UH, diduga langsung mengajak berhubungan badan untuk pengganti bayar utang. Kemudian keduanya berkomunikasi dan bertemu di kamar kos milik rekan LSH itu.

"Itu ada latar belakang, si perempuan itu memiliki utang pinjol, kemudian karena tidak menepati pembayarannya, ditagih secara WhatsApp kemudian didatangi. Setelah itu terjalin komunikasi yang kemudian sampai mengarah kepada arah ke itu. Utangnya sekitar Rp4 juta," jelas Dwiyono.

Namun dari keterangan yang dihimpun, keduanya belum sempat berhubungan badan. Meski demikian sudah terjadi kontak fisik di antara keduanya.

"Kalau berdasarkan keterangan ibunya, itu sudah sempat dipegang paha dan tapi belum sampai kepada hubungan badan," tegasnya.

Mereka sempat dibawa ke kantor Polsek Setempan, kemudian dibawa ke Polres Purworejo. Mediasi kemudian terjadi dan ternyata kedua belah pihak sepakat damai dan tidak membawa ke ranah hukum.

"Mereka justru melakukan mediasi dengan pelaku. Akhirnya membuat kesepakatan dan penyelesaian secara kekeluargaan," pungkasnya.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya