Berita

Menteri PU Dody Hanggodo. (Foto: RMOL/Alifia)

Nusantara

Menteri Dody Ungkap Banyak Izin ‘Bodong’ dalam Cuti ASN PU

KAMIS, 23 JULI 2026 | 00:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan alasan di balik kebijakan yang mewajibkan pengajuan cuti tahunan maupun izin sakit aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian PU harus mendapat persetujuan langsung dari dirinya.

Menurut Dody, kebijakan tersebut diambil setelah ia menemukan indikasi banyaknya surat izin dan surat keterangan sakit palsu yang digunakan oleh pegawai.

"Saya kok merasa yang ada merasa enggak beres, gitu. Ada merasa enggak beres gitu loh. Kalau kita nyetir mobil, kita anggap terlalu cepat, kan harus kita tarik rem dulu lah. Ini saya tarik rem. Saya tarik rem supaya semua lari ke saya. Kalau semua lari ke saya, kan saya bisa ngecek. Ternyata izinnya banyak yang bodong gitu," ujar Dody di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Rabu 22 Juli 2026.


Karena itu, kewenangan yang sebelumnya berada di tingkat bawah, untuk sementara diambil alih menteri agar proses verifikasi dapat dilakukan lebih ketat.

Menurutnya, para ASN kerap melakukan izin bodong dengan menggunakan surat sakit maupun dokumen perizinan palsu. Dengan seluruh permohonan masuk ke meja menteri, Dody mengaku dapat langsung memerintahkan Inspektorat Jenderal melakukan pemeriksaan apabila ditemukan kejanggalan.

"Izin bodong itu maksudnya surat sakit palsu, surat apa palsu. Kalau barang itu jatuh ke saya, kan saya bisa perintahkan Irjen untuk ngecek. Tapi kalau proses itu di bawah, kan saya enggak tau," sambungnya.

Dody menegaskan kebijakan tersebut bukan bersifat permanen. Mekanisme persetujuan akan dikembalikan seperti semula apabila sistem perizinan di lingkungan Kementerian PU telah kembali tertata.

"Makanya ini proses temporary aja. Nanti kalau sudah memang sudah tertata lagi balik ke awal, saya balikin lagi," bebernya.

Meski mengakui kebijakan itu menambah beban pekerjaannya sebagai menteri, Dody menilai langkah tersebut penting untuk membangun budaya integritas di lingkungan Kementerian PU. Terlebih, kementerian yang dipimpinnya mengelola anggaran pembangunan bernilai ratusan triliun rupiah setiap tahun.

"Ini dalam rangka saya membentuk ASN Kementerian PU yang lebih berkualitas, yang lebih berintegritas, yang lebih berakhlak yang selalu menghadirkan Tuhan di hatinya. Jangan lupa loh, PU itu tiap tahun mengelola ratusan triliun uang rakyat," pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya