Anggota Komisi XIII DPR RI, Marinus Gea. (Foto: mpr.go.id)
Anggota Komisi XIII DPR RI, Marinus Gea. (Foto: mpr.go.id)
Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI, Marinus Gea saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) terkait Ketentuan Jurnalistik dalam Rancangan Undang-Undang Hak Cipta yang diselenggarakan Kementerian Hukum pada Selasa, 21 Juli 2026.
"AI hari ini memiliki ruang gerak yang sangat luas. AI bisa menjelajahi sumber informasi di seluruh dunia tanpa batas, melakukan scraping jutaan artikel, menyimpan data, melatih model, hingga menghasilkan jawaban yang pada akhirnya dapat menggantikan orang membaca berita secara langsung. Kebebasan AI seperti ini sangat tidak mungkin hanya dibatasi dalam ruang Undang-Undang Hak Cipta," ujar Marinus, dikutip Rabu malam, 22 Juli 2026.
Populer
Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24
Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02
Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58
Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14
Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35
Senin, 13 Juli 2026 | 14:40
Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57
UPDATE
Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25
Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05
Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00
Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45
Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43
Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39
Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36
Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32
Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30
Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21