Berita

Representative Image (Foto: Dok. Netflix)

Hiburan

Avatar: The Last Airbender di Netflix Jadi Ajang Kekuatan Penggemar Film Lama dan Baru

RABU, 22 JULI 2026 | 20:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kehadiran Film Avatar: The Last Airbender menjadi bukti bahwa format live action tidak hanya menunjukkan perpindahan cerita dari animasi ke medium baru. 

Namun, juga memperlihatkan bagaimana nostalgia dan basis penggemar lama jadi modal penting bagi industri hiburan.

Hal tersebut disampaikan oleh Pengamat industri perfilman Satrio “Pepo” Pamungkas terkait film Avatar: The Last Airbender.


“Nostalgia dalam seni hiburan itu pasti, bahkan sangat kuat. Apalagi kalau sebuah karya memang sudah mempunyai basis penonton yang banyak. Termasuk Dragon Ball, Doraemon, atau apa pun yang mempunyai basis penggemar luar biasa. Apalagi The Last Airbender, sejak awal memang sudah memiliki basis penonton yang besar,” kata Pepo dalam keterangan resmi, Rabu, 22 Juli 2026.

Lebih jauh ke dalam, Pepo yang juga merupakan Akademisi Institut Kesenian Jakarta itu juga berpendapat, lewat film Avatar: The Last Airbender, industri akan melihat apakah penonton lama masih dapat ditarik kembali. 

Menurutnya, adaptasi ini juga menjadi cara untuk memperkenalkan cerita tersebut kepada generasi penonton baru.

Namun, disamping itu Pepo menilai mengandalkan nama besar saja tidak cukup. Sebab, pekerja industri krearif harus melihat versi baru dalam sebuah film yang mempunyai daya tarik yang membedakannya dari karya sebelumnya.

“Industri pasti melihat bagaimana pasar sebelumnya, yang sudah mempunyai konsumen atau penonton dalam jumlah banyak, dicoba untuk dihadirkan kembali. Tetapi, tetap harus ada unique selling point yang bisa menghadirkan kembali penonton lama sekaligus memperoleh penonton yang lebih banyak,” kata Pepo.

Dalam format serial yang tayang di Netflix, Avatar: The Last Airbender dinilai memiliki ruang lebih besar untuk membangun hubungan antara penonton dan karakter.

“Melalui serial, kita menjadi lebih terikat, lebih dekat, dan lebih pekat dalam mengikuti cerita maupun tokoh-tokoh lain di luar tokoh utama,” kata Pepo.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya