Berita

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah. (Foto: RMOL)

Politik

Pelemahan Daya Beli Masyarakat Bukan hanya Persoalan Ekonomi

RABU, 22 JULI 2026 | 16:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Indonesia sedang berada dalam lingkungan strategis yang berubah sangat cepat. Rivalitas Amerika Serikat dan China, konflik berkepanjangan di sejumlah kawasan dunia, gangguan rantai pasok global, hingga kompetisi energi dan pangan memberikan dampak langsung terhadap negara berkembang, termasuk Indonesia.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah mengatakan bahwa pelemahan daya beli masyarakat, meningkatnya PHK, pengangguran, serta tekanan terhadap kelas menengah bukan hanya persoalan ekonomi semata.

“Dalam perspektif intelijen strategis, kondisi ekonomi merupakan salah satu indikator utama yang menentukan tingkat stabilitas politik suatu negara," kata Amir, dikutip Rabu 22 Juli 2026.


Menurut Amir, ketika masyarakat mulai kehilangan optimisme terhadap masa depan ekonomi, ruang munculnya ketidakpuasan akan semakin besar.

Ia menambahkan, sejarah menunjukkan bahwa berbagai perubahan politik di banyak negara sering kali diawali oleh tekanan ekonomi yang berkepanjangan.

Namun demikian, Amir menilai tekanan ekonomi tidak otomatis berujung pada krisis politik. Menurutnya, dampaknya sangat bergantung pada kemampuan pemerintah menjaga kepercayaan publik melalui kebijakan yang efektif, transparan, dan konsisten.

Selain ekonomi, Amir menyoroti perkembangan teknologi digital yang membuka ruang semakin luas bagi operasi informasi.

Amir meniai media sosial kini telah menjadi arena kompetisi politik, penyebaran propaganda, disinformasi, hingga pembentukan opini publik yang dapat memengaruhi stabilitas nasional.

“Di era digital, perang tidak selalu menggunakan senjata. Narasi yang dibangun melalui ruang digital dapat memengaruhi psikologi masyarakat, memperbesar polarisasi, bahkan menurunkan tingkat kepercayaan terhadap institusi negara apabila tidak diantisipasi,” pungkas Amir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya