Ilustrasi keamanan siber dan ancaman ransomware. (Foto: editing artificial intelligence)
Ilustrasi keamanan siber dan ancaman ransomware. (Foto: editing artificial intelligence)
Kekayaan sumber daya alam, besarnya populasi, serta posisi geografis strategis di rantai pasok mineral kritis dunia menjadikan Indonesia sebagai target empuk serangan siber maupun operasi intelijen luar negeri. Ancaman siber tidak lagi terbatas pada ransomware atau peretasan data, melainkan telah meluas ke operasi informasi dan propaganda digital.
"Ancaman siber juga mencakup penggiringan opini yang dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah dan memicu polarisasi sosial. Isu strategis seperti Papua sangat rentan dimanfaatkan pihak asing jika tidak diantisipasi," ujar pakar keamanan internasional, Prof Angel Damayanti dalam wawancara TV nasional dikutip pada Rabu, 22 Juli 2026.
Populer
Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24
Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02
Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58
Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14
Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35
Senin, 13 Juli 2026 | 14:40
Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57
UPDATE
Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23
Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13
Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08
Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06
Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51
Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51
Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45
Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34
Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29
Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24