Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Global

AS Ancam China dengan Sanksi atas Dugaan Pencurian Teknologi AI

RABU, 22 JULI 2026 | 10:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada China jika terbukti menggunakan atau meniru teknologi Artificial Intelligence (AI) buatan perusahaan-perusahaan AS secara ilegal. 

Menteri Keuangan AS Scott Bessent dalam wawancara dengan Fox Business mengatakan pemerintah tidak akan mentoleransi pencurian kekayaan intelektual, terutama di tengah persaingan ketat antara AS dan China dalam pengembangan AI. Menurutnya, model AI open-weight buatan China kini semakin mampu bersaing dengan model unggulan perusahaan AS seperti OpenAI dan Anthropic.

"Jika kami menemukan bahwa model-model dari luar negeri mencuri dari perusahaan-perusahaan besar kami, kami memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi atas pencurian tersebut," kata Bessent, dikutip Rabu, 22 Juli 2026.


Bessent menjelaskan dugaan pencurian itu berkaitan dengan teknik yang dikenal sebagai distilasi (distillation). Metode ini memungkinkan model AI yang lebih kecil dilatih menggunakan keluaran (output) dari model AI yang lebih canggih sehingga mampu meniru kemampuannya dengan biaya lebih murah.

Isu tersebut mencuat setelah perusahaan AI asal China, Moonshot AI, meluncurkan model Kimi K3 pada awal bulan ini. Model tersebut diklaim mampu melampaui performa OpenAI dan Anthropic dalam sejumlah tolok ukur industri. Sebelumnya, Anthropic juga menuduh Alibaba melakukan apa yang disebut sebagai "serangan distilasi terbesar yang pernah diketahui" terhadap teknologinya.

Bessent juga mengungkapkan bahwa pemerintah AS menemukan jejak digital atau watermark milik model bahasa besar (large language model/LLM) buatan AS pada sejumlah model AI berbahasa Mandarin. Ia menegaskan pemerintah akan menyelidiki temuan tersebut dalam beberapa hari atau pekan ke depan.

"Kami menemukan watermark dari model bahasa besar AS pada banyak model bahasa Mandarin. Itu tidak dapat diterima, dan kami akan menyelidikinya dalam beberapa hari atau minggu mendatang," ujar Bessent.

AS dan China dijadwalkan menggelar pembicaraan mengenai AI pada September mendatang. Berdasarkan laporan media, Bessent akan mewakili AS dalam pertemuan tersebut.

Di tengah memanasnya tudingan pencurian teknologi oleh China, perusahaan AI asal AS juga tidak lepas dari persoalan hukum. Anthropic sebelumnya sepakat membayar 1,5 miliar Dolar AS untuk menyelesaikan gugatan class action yang menuduh perusahaan mengunduh buku dari basis data bajakan. 

Sementara The New York Times menggugat OpenAI dan Microsoft pada 2023 dengan tuduhan menggunakan karya berhak cipta untuk melatih model AI tanpa izin.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya