Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)
Aktivitas perdagangan saham Indonesia pada penutupan Selasa, 21 Juli 2026, berlangsung semarak dengan lonjakan sejumlah saham unggulan.
Di balik penguatan indeks, perhatian pasar tertuju pada saham-saham energi berkapitalisasi besar serta deretan emiten yang menembus batas Auto Rejection Atas (ARA).
Pantauan RMOL, sektor energi menjadi motor utama penguatan pasar. Saham BREN yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp468 triliun naik ke level 3.500, sementara AMMN dengan nilai pasar Rp311 triliun menguat ke 4.290. Penguatan paling tajam di sektor ini dibukukan DSSA yang melonjak 15,3 persen, disusul DEWA yang naik 10,6 persen.
Minat beli juga mengalir deras ke sektor teknologi, bahan baku, industri, dan barang konsumsi. SULI memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 34,2 persen, diikuti JGLE yang melesat 34 persen hingga menyentuh ARA. Dari sektor teknologi, TRON naik 26,7 persen dan MLPT menguat 25 persen, keduanya juga ditutup di level ARA.
Di sektor barang konsumsi non-primer, AGAR melesat 24,8 persen hingga ARA, sedangkan BEEF naik 13,3 persen. Sementara itu, saham ALKA dari sektor bahan baku menguat 24,5 persen dan juga menyentuh ARA.
Penguatan turut merata ke sektor industri, transportasi, keuangan, infrastruktur, properti, dan media.
GPSO naik 15,9 persen, SINI menguat 10 persen hingga ARA, MIRA juga menyentuh ARA setelah naik 10 persen, sementara TAXI bertambah 8,3 persen. Di sektor keuangan, TIFA melonjak 24,6 persen dan PADI naik 14,3 persen, sedangkan saham perbankan berkapitalisasi besar seperti BBRI dan BMRI masing-masing menguat 1,66 persen dan 0,67 persen.
Di sektor infrastruktur, ARKO memimpin kenaikan dengan lonjakan 18 persen, disusul CDIA yang naik 9 persen. Sektor properti turut menguat lewat TRIN yang naik 9,3 persen dan MPRO sebesar 9,1 persen, sementara FORU dari sektor media melesat 19,3 persen.
Di tengah reli pasar, sektor kesehatan menjadi satu-satunya indeks sektoral yang berakhir di zona merah. Tekanan jual pada saham defensif membuat PRDL turun 5,4 persen dan HEAL melemah 5,1 persen.
Perhatian investor pada perdagangan hari ini diperkirakan masih tertuju pada saham-saham energi seperti BREN, AMMN, dan DSSA, serta emiten yang sehari sebelumnya menyentuh ARA seperti TRON, MLPT, JGLE, dan AGAR. Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi aksi ambil untung pada awal perdagangan.