Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Rekap Bursa: Saham Energi Pimpin Reli, Deretan Emiten Sentuh ARA

RABU, 22 JULI 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aktivitas perdagangan saham Indonesia pada penutupan Selasa, 21 Juli 2026, berlangsung semarak dengan lonjakan sejumlah saham unggulan. 

Di balik penguatan indeks, perhatian pasar tertuju pada saham-saham energi berkapitalisasi besar serta deretan emiten yang menembus batas Auto Rejection Atas (ARA).

Pantauan RMOL, sektor energi menjadi motor utama penguatan pasar. Saham BREN yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp468 triliun naik ke level 3.500, sementara AMMN dengan nilai pasar Rp311 triliun menguat ke 4.290. Penguatan paling tajam di sektor ini dibukukan DSSA yang melonjak 15,3 persen, disusul DEWA yang naik 10,6 persen.


Minat beli juga mengalir deras ke sektor teknologi, bahan baku, industri, dan barang konsumsi. SULI memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 34,2 persen, diikuti JGLE yang melesat 34 persen hingga menyentuh ARA. Dari sektor teknologi, TRON naik 26,7 persen dan MLPT menguat 25 persen, keduanya juga ditutup di level ARA.

Di sektor barang konsumsi non-primer, AGAR melesat 24,8 persen hingga ARA, sedangkan BEEF naik 13,3 persen. Sementara itu, saham ALKA dari sektor bahan baku menguat 24,5 persen dan juga menyentuh ARA.

Penguatan turut merata ke sektor industri, transportasi, keuangan, infrastruktur, properti, dan media. 

GPSO naik 15,9 persen, SINI menguat 10 persen hingga ARA, MIRA juga menyentuh ARA setelah naik 10 persen, sementara TAXI bertambah 8,3 persen. Di sektor keuangan, TIFA melonjak 24,6 persen dan PADI naik 14,3 persen, sedangkan saham perbankan berkapitalisasi besar seperti BBRI dan BMRI masing-masing menguat 1,66 persen dan 0,67 persen.

Di sektor infrastruktur, ARKO memimpin kenaikan dengan lonjakan 18 persen, disusul CDIA yang naik 9 persen. Sektor properti turut menguat lewat TRIN yang naik 9,3 persen dan MPRO sebesar 9,1 persen, sementara FORU dari sektor media melesat 19,3 persen.

Di tengah reli pasar, sektor kesehatan menjadi satu-satunya indeks sektoral yang berakhir di zona merah. Tekanan jual pada saham defensif membuat PRDL turun 5,4 persen dan HEAL melemah 5,1 persen.

Perhatian investor pada perdagangan hari ini diperkirakan masih tertuju pada saham-saham energi seperti BREN, AMMN, dan DSSA, serta emiten yang sehari sebelumnya menyentuh ARA seperti TRON, MLPT, JGLE, dan AGAR. Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi aksi ambil untung pada awal perdagangan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya