Berita

Menteri PU Dody Hanggodo (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Menteri PU Bersumpah Tak Lakukan Doxing ke Dosen UGM

SENIN, 20 JULI 2026 | 20:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membantah keras tudingan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan aksi doxing terhadap Dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Nabiyla Risfa Izzati. 

Saat diwawancarai di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026, Dody menjelaskan dirinya bukanlah pegiat media sosial dan mengaku baru mengetahui istilah doxing setelah dijelaskan oleh awak media. 

"Saya ini lho, pegiat media sosial enggak... gimana saya tahu arti kata doxing ini Mbak yang jelasin. Nggak ngerti saya gitu-gitu. Saya enggak pernah komentar apa-apa kan? Enggak, enggak, saya, saya bukan pegiat media sosial. Doxing ini aja kosakata baru bagi saya. Enggak, Mbak, saya enggak," tegasnya.


Bahkan, Dody memperkuat bantahannya dengan bersumpah demi Allah dan Rasulullah bahwa ia tidak pernah melakukan aksi doxing tersebut. 

"Demi Allah, demi Rasulullah, saya ini... padahal saya bilang, saya ini kan masih muslim kan. Terus saya bilang demi Allah, demi Rasulullah saya bohong kan enggak mungkin lah. Ya, enggaklah, enggak ada, enggak ada," tegas Dody.

Di kesempatan yang sama, Dody juga membantah anggapan bahwa dirinya alergi terhadap kritik publik. Menurutnya, kritik justru menjadi masukan yang diperlukan agar dirinya dapat terus memperbaiki kinerja sebagai pembantu Presiden.

"Lho, enggak ada masalah. Kritik itu kan bagus. Kritik itu bagus membuat saya lebih bisa memperbaiki diri lagi ke depan. Enggak, enggak ada masalah," ujarnya.

Pernyataan Dody disampaikan di tengah mencuatnya kasus yang menimpa Dosen FH UGM Nabiyla Risfa Izzati yang mengaku menjadi korban doxing setelah mengkritik polemik mutasi pegawai di Kementerian PU melalui media sosial X. 

Nabiyla bercerita menerima pesan WhatsApp bernada ancaman yang memuat data pribadi dirinya dan keluarganya, mulai dari alamat, nomor induk kependudukan, tanggal lahir, hingga titik koordinat lokasi perangkatnya.

"Isinya bernada ancaman dan intimidasi disertai dengan doxing data pribadi dan keluarga saya serta koordinat lokasi/posisi saya di Google Maps," ujarnya.

Merasa terancam, Nabiyla kemudian menunjuk firma hukum untuk melayangkan somasi kepada pemilik atau pengguna nomor telepon yang mengirimkan pesan tersebut. 

Berdasarkan pengakuannya, pengirim meminta agar unggahan kritik terkait polemik mutasi pegawai di Kementerian PU dihapus karena dianggap menimbulkan kegaduhan. Hingga saat ini, somasi tersebut disebut belum mendapat tanggapan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya