Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Perintahkan Eksekusi Single National Identity Card

SENIN, 20 JULI 2026 | 19:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan percepatan implementasi Single National Identity Card sebagai bagian dari agenda besar transformasi digital pemerintahan. 

Arahan itu disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Prabowo menegaskan Indonesia saat ini berada di jalur pembangunan yang tepat.


Namun, ia mengingatkan masih diperlukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam memperbaiki efektivitas pemerintahan akibat banyaknya regulasi yang dinilai menghambat percepatan pelayanan.

“Kita yakin berada di arah yang benar, tapi kita juga waspada. Kita koreksi diri, kita tahu bahwa efisiensi kita masih kurang. Regulasi kita terlalu banyak, peraturan kita terlalu banyak,” ujar Prabowo. 

Kepala Negara mengatakan penyederhanaan pemerintahan harus segera dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital. 

Pemerintah, kata Prabowo, telah mulai merintis digitalisasi birokrasi melalui GovTech dan berbagai program transformasi digital lainnya.

“Saya tegaskan di sini, kita harus sederhanakan pemerintahan. Kita akan mulai melaksanakan atau sudah merintis ke arah digitalisasi pemerintahan, dengan GovTech, dengan program-program lainnya,” katanya.

Prabowo berharap penerapan Single National Identity Card dapat segera diwujudkan dengan baik sehingga masyarakat memperoleh akses layanan pemerintahan yang lebih mudah, cepat, dan terpadu.

“Saya berharap nanti single national identity card bisa dieksekusi, bisa diimplementasi dengan sebaik-baiknya. Kita terus sederhanakan peraturan-peraturan menteri dan sebagainya,” ungkapnya.

Selain mendorong digitalisasi pemerintahan, Prabowo juga menilai Indonesia telah memiliki sistem perlindungan sosial yang kuat sebagai salah satu capaian pembangunan nasional. 

Dia menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kesinambungan kerja dari seluruh pemerintahan sebelumnya.

“Salah satu prestasi kita adalah bahwa sekarang kita memiliki sistem perlindungan sosial yang menurut saya, merupakan salah satu yang terkuat di dunia,” ucapnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya