Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Heran MBG Diserang, Sementara Kebocoran Negara Justru Didiamkan

SENIN, 20 JULI 2026 | 17:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan kritik yang terus diarahkan kepada Program unggulannya yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Dalam pidatonya di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026, Prabowo menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan paling mendasar yang menentukan kelangsungan hidup suatu bangsa.

"Yang paling dasar adalah makan, pangan. Kalau ada orang-orang pintar mengatakan bahwa ada yang lebih penting dari perut yang lapar, ya saya persilakan saudara-saudara," tegasnya.


Prabowo mengatakan MBG sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia. Namun niatnya untuk melanjutkan program tersebut kerap menghadapi kritikan dan dianggap sebagai pemborosan.

"Saudara-saudara, saya diserang karena ingin memberi makan bergizi untuk anak-anak Indonesia. Memberi makan untuk anak-anak Indonesia, untuk ibu-ibu hamil, untuk orang-orang lansia dianggap pemborosan," ujarnya. 

Presiden lantas membandingkan derasnya kritik terhadap MBG dengan minimnya perhatian terhadap kebocoran kekayaan negara yang menurutnya telah berlangsung selama puluhan tahun. 

Menurutnya kondisi tersebut menunjukkan adanya ketimpangan dalam cara sebagian pihak memandang persoalan yang dihadapi bangsa.

"Tapi ribuan triliun yang menguap, yang pergi dari bumi Indonesia tiap tahun selama 34 tahun, tidak ada komentar. Tidak ada pakar yang protes. Tidak ada investigasi. Kita mau beri makan kepada anak-anak kita yang jelas-jelas minimal seperempat anak-anak kita stunting, sebagian besar juga tidak banyak yang tidak makan, kita dituduh pemborosan," pungkas Presiden.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya