Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto" RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

SABTU, 18 JULI 2026 | 15:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nama MD Entertainment tentu sudah tidak asing lagi lewat berbagai karya layarnya yang memikat hati. Namun di panggung pasar modal, sahamnya yang berkode FILM harus rela menutup pekan dengan sedikit drama. 

Pantauan RMOL dari catatan Bursa, pada akhir perdagangan Jumat 17 Juli 2026, saham FILM mengalami tekanan jual dan ditutup melemah 3,00 persen atau terpangkas 50 poin ke level Rp1.505 per saham. Padahal, FILM sempat membuka perdagangan di zona hijau setelah melesat ke level Rp1.565 dan menyentuh harga tertinggi hariannya di Rp1.570.

Sepanjang sesi perdagangan, saham FILM bergerak cukup dinamis dengan fluktuasi yang membawa harganya sempat menyentuh level terendah di Rp1.495. Menjelang bel penutupan, antrean pasar mencatat harga penawaran beli (bid) terkuat berada di Rp1.500, sementara penawaran jual (offer) antre di Rp1.505.


Transaksi harian ini mencatatkan volume yang cukup aktif, di mana ada 32.170 lembar saham yang berpindah tangan dengan total nilai transaksi mencapai Rp4,9 miliar dari 4.161 kali frekuensi perdagangan.

Jika mengintip dapur keuangannya, saat ini FILM mencatatkan nilai laba bersih per saham (Earning Per Share/EPS) di angka -Rp22,89, dengan rasio harga terhadap laba (Price to Earnings Ratio/PER) berada di kisaran -66 kali. 

Meski sedang menghadapi rapor merah secara harian, magnet emiten hiburan ini sama sekali belum pudar. Dengan kapitalisasi pasar yang jumbo mencapai Rp16,38 triliun, FILM kokoh berdiri sebagai raksasa terbesar kedua dari lima perusahaan di industri sejenis. 

Sementara di skala nasional, ia bangga bertengger di peringkat 108 dari total 964 perusahaan di Bursa Efek Indonesia, sebuah posisi yang membuat koreksi akhir pekan ini justru menarik untuk dicermati kembali saat pasar dibuka senin depan.
|
|

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya