Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, China. (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)

Bisnis

Airlangga Optimis AI Bisa Dongkrak Ekonomi Digital RI di Atas 300 Miliar Dolar AS

JUMAT, 17 JULI 2026 | 12:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini pemanfaatan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Hal tersebut dikatakan Airlangga setelah Indonesia bersama perwakilan dari sekitar 30 negara resmi menandatangani dokumen pendirian World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) dalam rangkaian Konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, China.

Menurut Airlangga, teknologi AI memiliki cakupan pemanfaatan yang sangat luas dan dapat diterapkan di berbagai sektor, mulai dari pertanian modern, transisi energi, energi terbarukan, hingga layanan kesehatan berbasis digital.


"Bagi negara-negara seperti Indonesia, tentu saja penerapan AI dapat dimanfaatkan pada sektor pertanian (pertanian modern), transisi energi, kemudian untuk energi terbarukan, serta mengembangkan banyak sektor digital termasuk sektor kesehatan," ujar Airlangga dalam keterangan resmi pada Jumat, 17 Juli 2026.

Ia mengungkapkan, nilai ekonomi digital Indonesia saat ini telah mencapai sekitar 13 miliar Dolar AS dan diproyeksikan terus tumbuh hingga 300 miliar Dolar AS. Kehadiran AI, menurutnya, akan mempercepat sekaligus melipatgandakan potensi pertumbuhan tersebut.

"Saya rasa saat ini ekonomi digital Indonesia bernilai 13 miliar Dolar AS dan kita sedang menuju 300 miliar Dolar AS, di mana jumlah tersebut akan berlipat ganda dengan adanya AI," tegasnya.

Airlangga menambahkan, agar pengembangan AI dapat berjalan optimal, Indonesia harus didukung oleh infrastruktur digital yang memadai, khususnya pusat data (data center). Menurutnya, keberadaan data center menjadi fondasi penting bagi pengembangan ekosistem AI nasional.

Pemerintah pun berkomitmen memperkuat kesiapan infrastruktur digital, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang AI, serta memperluas kerja sama internasional guna mempercepat transformasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya