Berita

Anggota Komisi XII dari Fraksi PKB, Elpisinaz (Foto: Dokumen F-PKB)

Politik

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

JUMAT, 17 JULI 2026 | 09:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Krisis kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut), seperti Kota Medan, Deli Serdang, Binjai, dan Langkat, disorot Anggota Komisi XII dari Fraksi PKB, Elpisinaz.

Ia mendesak PT Pertamina segera melakukan normalisasi distribusi karena antrean panjang di SPBU telah melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat dan memicu inefisiensi logistik daerah secara masif.

Kondisi kelangkaan Biosolar, Pertalite, hingga Pertamax ini telah berlangsung berlarut-larut hingga memaksa warga mengantre berjam-jam tanpa kepastian stok. 


Elpisina menegaskan bahwa pembiaran atas krisis energi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga menggerus pendapatan harian para pengemudi angkutan umum, pelaku UMKM, dan sektor pertanian yang sangat bergantung pada kelancaran suplai BBM.

"Kami meminta Pertamina segera bertindak cepat mengatasi kelangkaan BBM. Kondisi ini sudah berlangsung terlalu lama dan tidak boleh terus dibiarkan. Pertamina harus memastikan pasokan dan distribusi BBM kembali normal tanpa kendala sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa," tegasnya dalam keterangan resminya, Jumat, 17 Juli 2026.

Ia menuntut Pertamina untuk bersikap transparan terkait penyebab utama krisis. 

Elpisina menegaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui apakah kelangkaan ini dipicu oleh gangguan distribusi, kegagalan infrastruktur, atau persoalan pasokan di hulu. Ketidakjelasan informasi yang diberikan perusahaan pelat merah tersebut dinilai hanya akan memicu spekulasi liar dan aksi *panic buying* di tengah masyarakat.

"Pertamina perlu menjelaskan secara terbuka apa yang menjadi akar persoalan, apakah disebabkan gangguan distribusi, kendala pasokan, persoalan infrastruktur, maupun faktor lainnya. Penjelasan yang transparan merupakan bentuk akuntabilitas kepada masyarakat," tegas Legislator PKB ini.

Lebih jauh, Elpisina meminta pemerintah dan Pertamina menjadikan krisis di Sumatera Utara ini sebagai bahan evaluasi fundamental bagi sistem distribusi energi nasional. 

Ia mengingatkan bahwa pelayanan energi adalah hajat hidup orang banyak yang menyangkut stabilitas ekonomi daerah, sehingga kegagalan distribusi yang berulang merupakan bentuk pengabaian terhadap hak warga negara.

"Kelangkaan BBM tidak boleh dianggap sebagai persoalan yang biasa. Ini menyangkut hajat hidup masyarakat, stabilitas ekonomi daerah, dan kepercayaan publik terhadap pelayanan energi nasional," pungkasnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya