Berita

Presiden Prabowo Subianto saat pidato Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026. (Foto: Dok. Setpres)

Politik

Koperasi Jadi Senjata Prabowo Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

JUMAT, 17 JULI 2026 | 05:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Peringatan Hari Koperasi ke-79 menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menegaskan arah kebijakan ekonomi nasional yang berpijak pada konstitusi. 

Dalam pidatonya di Indonesia Arena, Jakarta, Presiden Prabowo menekankan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan salah satu pilar utama ekonomi kerakyatan yang harus bersinergi dengan UMKM, BUMN, BUMD, dan sektor swasta dalam membangun kekuatan ekonomi nasional.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai pidato Presiden tersebut bukan sekadar seremoni Hari Koperasi, melainkan penegasan arah strategis pemerintahan Prabowo dalam mengembalikan pembangunan ekonomi kepada amanat konstitusi.


Menurut Amir, selama beberapa dekade pembangunan nasional lebih banyak bertumpu pada mekanisme pasar sehingga koperasi yang sejatinya menjadi sokoguru perekonomian nasional kehilangan peran strategisnya.

“Prabowo menunjukkan komitmen menjalankan UUD 1945 secara konsisten. Ini adalah implementasi ekonomi Pancasila. Koperasi merupakan amanat Pasal 33 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan,” kata Amir, dikutip Jumat 17 Juli 2026.

Ia menilai keberpihakan Presiden Prabowo terhadap koperasi memperlihatkan orientasi pembangunan yang lebih menitikberatkan pada pemerataan kesejahteraan dibanding hanya mengejar pertumbuhan ekonomi.

Amir menekankan, penguatan koperasi berarti memperbesar akses masyarakat terhadap modal, distribusi, perdagangan hingga pengelolaan sumber daya ekonomi secara kolektif.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya