Berita

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu. (Foto: RMOL)

Politik

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

LAPORAN: DESTARITA RAHMAWATI*
KAMIS, 16 JULI 2026 | 22:22 WIB

Pemerintah menilai kepastian hukum dalam penyelesaian perkara kepailitan dan restrukturisasi lintas negara menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya tarik investasi Indonesia. 

Kejelasan regulasi dinilai tidak hanya memberikan rasa aman bagi investor asing, tetapi juga memperkuat kepercayaan dunia usaha untuk menjalankan bisnis di Indonesia dalam jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, saat menghadiri Indonesia Insolvency Conference 2026 yang diselenggarakan Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) di Sanur, Bali, Kamis 16 Juli 2026.


Menurut Todo, pemerintah berkepentingan mendukung forum tersebut karena pembahasan mengenai restrukturisasi dan kepailitan lintas batas memiliki kaitan erat dengan upaya menciptakan iklim investasi yang sehat.

"Jadi seperti yang kita ketahui bahwa setiap tahun itu kan realisasi investasi yang ada di Indonesia, itu sumbernya dari dua. Satu, dari penanaman modal dalam negeri, yang kedua foreign direct investment atau kita sebutkan dengan PMA," kata Todo.

Ia menjelaskan bahwa investor tidak hanya mempertimbangkan kemudahan memperoleh izin usaha, tetapi juga memperhatikan kepastian hukum ketika bisnis telah berjalan.

Menurutnya, kepastian tersebut mencakup legalitas usaha, perlindungan hukum, hingga mekanisme penyelesaian apabila terjadi sengketa atau kepailitan. 

"Yang kita butuhkan dalam iklim investasi itu adalah konteks berkaitan dengan kepastian. Kepastian dalam pelayanan perizinan, dan juga nanti bagaimana nanti mereka mulai me-running bisnis di sini juga kepastian dalam hal legalisasi, kemudian hukumnya. Dan apabila terjadi permasalahan dan lain-lain itu juga punya posisi kepastian," papar Todo.

Dia mengatakan pemerintah akan memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan AKPI agar pembahasan mengenai kepastian hukum kepailitan dapat mendukung terciptanya iklim investasi yang lebih kompetitif.

"Jadi ini sebenarnya kita butuhkan juga dan kita memang nanti akan banyak membuka komunikasi kerja sama dengan AKPI. Karena memang para pelaku usaha atau investasi yang dari luar itu, mereka kan juga harus punya suatu pegangan kepastian dalam melaksanakan, me-running bisnis di sini," ungkap Todo.

Todotua menambahkan, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%, di mana sekitar 30% di antaranya diharapkan berasal dari investasi. Karena itu, seluruh aspek yang mendukung peningkatan investasi menjadi perhatian pemerintah.

"Jadi the whole things berkaitan dengan investasi itu kita punya kepentingan dan ini forum ini adalah forum sangat baik untuk kita hadir," pungkasnya.

*Kontributor Bali

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya