Berita

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty. (Foto: Dokumentasi Fraksi PDIP)

Politik

Legislator PDIP:

Gebyar Piala Dunia 2026 Mampu Dongkrak Roda Ekonomi UMKM

KAMIS, 16 JULI 2026 | 20:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perhelatan Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa ajang olahraga internasional mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat hingga level UMKM.

"Perhelatan FIFA World Cup 2026 kembali membuktikan bahwa ajang olahraga internasional bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Evita mengatakan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam menyaksikan pertandingan, termasuk melalui kegiatan nonton bareng di berbagai daerah, telah menciptakan multiplier effect bagi sektor ekonomi.


Khususnya, pada sektor UMKM mulai dari pedagang makanan dan minuman. Tidak terkecuali pelaku usaha di bidang merchandise hingga jasa perhotelan.

"Momentum seperti ini memberikan manfaat nyata bagi UMKM, mulai dari pedagang makanan dan minuman, pelaku usaha merchandise, percetakan, penyedia layar dan sound system, event organizer, hingga jasa transportasi dan perhotelan," jelas dia.

Legislator dari Fraksi PDIP itu mengamini perputaran ekonomi yang diciptakan World Cup 2026 mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

"Ke depan, pemerintah perlu melihat setiap ajang internasional sebagai peluang ekonomi yang harus dimanfaatkan secara maksimal," imbuhnya.

Menurutnya, dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan nonton bareng yang tertib, aman, dan melibatkan UMKM lokal perlu terus didorong sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Selain itu, kata Evita, momentum ini juga harus dimanfaatkan untuk memperkuat promosi produk-produk lokal dan ekonomi kreatif Indonesia.

Wakil Rakyat asal Dapil Jawa Tengah (Jateng) III itu mengatakan dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, dan sektor swasta, setiap event internasional dapat menjadi sarana meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperluas pasar produk dalam negeri.

"Olahraga pada akhirnya tidak hanya menyatukan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan," ujarnya.

"Oleh karena itu, setiap momentum internasional harus kita optimalkan agar memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi UMKM, sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta masyarakat luas," demikian Evita.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya