Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Hilirisasi Sumbang Investasi Hingga Rp300,1 Triliun di Semester I-2026

KAMIS, 16 JULI 2026 | 18:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi investasi di sektor hilirisasi mencapai Rp300,1 triliun sepanjang semester I-2026. Nilai tersebut naik 6,9 persen secara tahunan (yoy).

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan kontribusi hilirisasi terhadap total investasi nasional juga semakin meningkat.

"Rata-rata total kontribusi investasi di bidang hilirisasi ini mencapai hampir 30 persen atau 29,7 persen, peningkatan 6,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini memang peningkatan yang cukup tajam, karena kalau dibandingkan dengan tahun 2023 itu kontribusi dari hilirisasi terhadap total investasi mencapai 24-25 persen," ujar Rosan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.


Rosan menjelaskan, investasi hilirisasi masih didominasi sektor mineral dengan nilai mencapai Rp206,5 triliun. Sebagian besar investasi tersebut berasal dari industri pengolahan nikel.

"Memang pada saat ini masih didominasi oleh bidang mineral, kurang lebih mencapai Rp206,5 triliun," ungkapnya.

Di luar sektor mineral, investasi hilirisasi pada sektor perkebunan dan kehutanan mencapai Rp54,4 triliun. Investasi tersebut mencakup pengembangan komoditas kelapa sawit, karet, kakao, hingga produk turunan bioenergi.

Sementara itu, investasi hilirisasi di sektor minyak dan gas bumi tercatat sebesar Rp35,4 triliun. Adapun sektor perikanan dan kelautan menyumbang investasi senilai Rp3,8 triliun.

Dari sisi wilayah, Rosan mengungkapkan investasi hilirisasi masih terkonsentrasi di luar Pulau Jawa. Nilainya mencapai Rp227,3 triliun atau setara 75,7 persen dari total investasi hilirisasi pada semester I-2026.

Sementara di Pulau Jawa hanya 24,3 persen dengan nilai Rp72,8 triliun.

Berdasarkan sumber investasi, Penanaman Modal Asing (PMA) masih mendominasi dengan nilai Rp212,8 triliun, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp87,3 triliun.

"Dan di dalam negeri ini juga investasinya yang berhubungan dengan hilirisasi juga persentase-nya sangat tinggi, dalam negeri itu Rp87,3 triliun, sedangkan PMA-nya itu Rp212,8 triliun," tegas Rosan.

Menurut Rosan, mayoritas investasi hilirisasi tersebut tersebar di sejumlah daerah penghasil sumber daya alam seperti Maluku Utara, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

"Jadi kita ketahui ini lebih banyak di Maluku Utara, di Sulawesi, di NTB, dan lain-lainnya. Jadi ini yang bisa saya sampaikan berdasarkan semester pertama tahun 2026," tandasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya