Berita

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Natsir di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Dunia

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

KAMIS, 16 JULI 2026 | 13:45 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan hingga kini belum ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban maupun mengalami kerugian akibat kembali memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Natsir mengatakan, pemerintah terus memantau perkembangan situasi melalui seluruh perwakilan pemerintah Indonesia di kawasan, baik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) maupun Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).

"Sampai saat ini belum ada impact kepada WNI, dalam arti yang cedera maupun yang mengalami kerugian," kata Arrmanatha usai rapat bersama DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.


Pernyataan itu disampaikan menyusul klaim militer Amerika Serikat (AS) yang menyatakan telah merampungkan gelombang kedua serangan terhadap Iran pada Rabu, 15 Juli 2026.

Militer AS mengklaim operasi yang berlangsung selama lima hari berturut-turut tersebut bertujuan melemahkan kemampuan Iran dalam menargetkan kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.

Arrmanatha menjelaskan, seluruh KBRI dan KJRI di kawasan terus berkoordinasi dan menyampaikan laporan perkembangan situasi keamanan setiap hari kepada Menteri Luar Negeri.

Bahkan, dalam kondisi tertentu, laporan dapat disampaikan lebih dari sekali dalam sehari agar pemerintah dapat segera mengambil langkah yang diperlukan.

"Seluruh KBRI dan KJRI kita yang ada di kawasan terus memantau perkembangan dan komunikasi terus terjalin tiap hari. Jadi kita selalu mengetahui real-time apa yang terjadi dan langkah-langkah apa yang harus kita ambil," tutupnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya