Berita

Ilustasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Emas Tertahan Konflik Iran-AS

KAMIS, 16 JULI 2026 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia masih bergerak terbatas setelah sempat anjlok hampir 1 persen pada awal perdagangan. 

Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran membuat investor lebih berhati-hati sehingga menahan penguatan emas, meski data inflasi AS menunjukkan tren yang mulai melandai.

Pada perdagangan Rabu, 15 Juli 2026, atau Kamis dini hari WIB, harga emas spot stabil di level 4.057,34 Dolar AS per ons setelah sempat turun hampir 1 persen. Sementara emas berjangka AS kontrak Agustus ditutup melemah 0,4 persen ke 4.051,80 Dolar AS per ons.


Dari sisi fundamental, emas sebenarnya mendapat dukungan dari data ekonomi AS. Indeks Harga Produsen (PPI) pada Juni naik 5,5 persen secara tahunan, lebih rendah dibandingkan kenaikan 6 persen pada Mei dan juga di bawah perkiraan pasar sebesar 6,2 persen. Inflasi inti produsen juga melambat menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari proyeksi 5,2 persen.

Melandainya inflasi selama dua hari berturut-turut membuat pasar semakin yakin bahwa Federal Reserve (The Fed) tidak akan terlalu agresif menaikkan suku bunga. Ekspektasi kenaikan suku bunga hingga akhir tahun pun turun dari sekitar 35 basis poin menjadi 22 basis poin.

Namun, sentimen positif tersebut tertutup oleh meningkatnya risiko geopolitik. Pasar masih mencermati perkembangan konflik AS-Iran setelah Washington melancarkan serangan terbaru, kembali menerapkan blokade terhadap Teheran, serta muncul ancaman dari Iran untuk mengganggu ekspor energi di kawasan.

Sementara logam mulia lainnya bergerak bervariasi. Harga perak spot turun 1,8 persen menjadi 57,55 Dolar AS per ons, platinum naik 0,9 persen ke 1.646,47 Dolar AS per ons, sedangkan paladium melemah 0,9 persen menjadi 1.293,58 Dolar AS per ons.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya