Berita

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie. (Foto: istimewa)

Hukum

RI 1 Harus Memimpin Langsung Pembenahan Penegakan Hukum

RABU, 15 JULI 2026 | 11:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, mengingatkan pentingnya pembenahan sistem penegakan hukum secara menyeluruh dibanding terus larut dalam polemik kasus yang silih berganti.

Menurut Jimly, berbagai persoalan hukum yang muncul seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola kelembagaan, bukan sekadar berfokus pada penyelesaian kasus per kasus.

"Kita selalu saja larut dalam kasus demi kasus yang tidak habis-habisnya. Padahal kunci utama perbaikan adalah penataan sistemnya secara terpadu," ujar Jimly lewat akun X miliknya, Rabu, 15 Juli 2026.


Ia menilai pola pikir para pejabat dan politisi masih didominasi pendekatan transaksional yang lebih mengedepankan pertimbangan untung-rugi serta menang-kalah daripada membangun sistem yang sehat.

"Semua pejabat-politisi berpikirnya cenderung cuma untung-rugi dan menang-kalah transaksional," katanya.

Karena itu, Jimly menegaskan perbaikan tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum harus dimulai dari kepemimpinan nasional.

"Sulit berharap akan ada perbaikan kalau tidak dimulai oleh RI-1," tegasnya.

Belakangan, perhatian publik memang banyak tersedot pada sejumlah perkara besar, termasuk penanganan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. 

Di tengah derasnya sorotan terhadap berbagai kasus tersebut, Jimly mengingatkan agar agenda reformasi sistem hukum tidak terabaikan.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya