Berita

Dubes RI untuk UEA Judha Nugraha (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Status UEA Masih Siaga III, WNI Diminta Tidak Panik dan Tetap Waspada

RABU, 15 JULI 2026 | 10:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

KBRI Abu Dhabi bersama KJRI Dubai memutuskan tetap mempertahankan status kesiapsiagaan Siaga III bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Uni Emirat Arab (UEA).  

Melalui unggahan Instagram resmi @indonesiainabudhabi, Perwakilan RI menegaskan komitmennya untuk terus memastikan keselamatan dan perlindungan WNI di UEA. 

Meski status Siaga III masih diberlakukan, WNI diminta tidak panik dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tetap menjaga kewaspadaan.


"Seluruh WNI diimbau tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, dan menjaga kewaspadaan di lingkungan sekitar," demikian imbauan KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai.

Selain itu, Perwakilan RI mengimbau WNI yang beraktivitas di luar rumah agar mengutamakan area yang aman serta menghindari lokasi yang memiliki tingkat risiko tinggi. 

Khusus bagi awak kapal WNI, diminta mematuhi prosedur keamanan yang ditetapkan perusahaan maupun otoritas maritim UEA, serta memprioritaskan keselamatan ketika bertugas di wilayah yang dikategorikan sebagai zona berbahaya.

KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai juga mengingatkan seluruh WNI agar hanya mengacu pada informasi dari kanal resmi Pemerintah UEA maupun media massa terpercaya. 

Perwakilan RI meminta masyarakat tidak menyebarkan pesan atau kabar yang belum jelas kebenarannya, sekaligus lebih bijak menggunakan telepon genggam dengan menghindari dokumentasi visual maupun unggahan media sosial yang berpotensi tidak sejalan dengan hukum setempat.

Sebagai langkah kesiapsiagaan, WNI diminta memastikan perangkat komunikasi selalu aktif dan mudah dihubungi, serta menyimpan nomor hotline darurat KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai agar koordinasi dapat dilakukan dengan cepat apabila dibutuhkan. 

Adapun Hotline Darurat KBRI Abu Dhabi yakni +97156 6156259. Sementara untuk KJRI Dubai dapat menghubungi +971563322611 / +971564170333.

"Mari terus saling menjaga, saling mengingatkan dengan santun, dan memelihara komunikasi erat di antara komunitas WNI. Kebersamaan dan keselamatan WNI adalah prioritas utama" tutup imbauan tersebut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya