Dubes RI untuk UEA Judha Nugraha (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
KBRI Abu Dhabi bersama KJRI Dubai memutuskan tetap mempertahankan status kesiapsiagaan Siaga III bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Uni Emirat Arab (UEA).
Melalui unggahan Instagram resmi @indonesiainabudhabi, Perwakilan RI menegaskan komitmennya untuk terus memastikan keselamatan dan perlindungan WNI di UEA.
Meski status Siaga III masih diberlakukan, WNI diminta tidak panik dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tetap menjaga kewaspadaan.
"Seluruh WNI diimbau tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, dan menjaga kewaspadaan di lingkungan sekitar," demikian imbauan KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai.
Selain itu, Perwakilan RI mengimbau WNI yang beraktivitas di luar rumah agar mengutamakan area yang aman serta menghindari lokasi yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Khusus bagi awak kapal WNI, diminta mematuhi prosedur keamanan yang ditetapkan perusahaan maupun otoritas maritim UEA, serta memprioritaskan keselamatan ketika bertugas di wilayah yang dikategorikan sebagai zona berbahaya.
KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai juga mengingatkan seluruh WNI agar hanya mengacu pada informasi dari kanal resmi Pemerintah UEA maupun media massa terpercaya.
Perwakilan RI meminta masyarakat tidak menyebarkan pesan atau kabar yang belum jelas kebenarannya, sekaligus lebih bijak menggunakan telepon genggam dengan menghindari dokumentasi visual maupun unggahan media sosial yang berpotensi tidak sejalan dengan hukum setempat.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, WNI diminta memastikan perangkat komunikasi selalu aktif dan mudah dihubungi, serta menyimpan nomor hotline darurat KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai agar koordinasi dapat dilakukan dengan cepat apabila dibutuhkan.
Adapun Hotline Darurat KBRI Abu Dhabi yakni +97156 6156259. Sementara untuk KJRI Dubai dapat menghubungi +971563322611 / +971564170333.
"Mari terus saling menjaga, saling mengingatkan dengan santun, dan memelihara komunikasi erat di antara komunitas WNI. Kebersamaan dan keselamatan WNI adalah prioritas utama" tutup imbauan tersebut.