Berita

Tim Gegana Korps Brimob Polri dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri turun tangan dalam menyelidiki ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Senin, 13 Juli 2026 (Foto: Dok Bidhumas Polda Metro Jaya)

Presisi

Densus 88 Pastikan Ancaman Bom SDN Srengseng Sawah Tak Penuhi Unsur Terorisme

SELASA, 14 JULI 2026 | 10:03 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri turut menyelidiki kasus ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Senin, 13 Juli 2026.

Hasil pendalaman menunjukkan bahwa pelaku berinisial Maulana Yunus (MY) tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Kesimpulan tersebut diperoleh setelah Densus 88 melakukan analisis secara komprehensif terhadap motif, sumber pendanaan, hingga kemungkinan keterkaitan pelaku dengan jaringan terorisme.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka Wardhana, mengatakan seluruh aspek tersebut telah didalami sebelum penyidik menyimpulkan bahwa perkara ini bukan merupakan tindak pidana terorisme.


"Meliputi aspek motif, pendanaan, maupun kemungkinan adanya koneksi dengan jaringan terorisme, dan disimpulkan bahwa peristiwa tersebut belum memenuhi unsur sebagai tindak pidana terorisme," kata Mayndra saat dikonfirmasi wartawan.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imannudin, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku menyebarkan ancaman bom hanya karena iseng.

"Untuk motif dari pelaku sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja," ujar Iman.

Ancaman bom tersebut diterima oleh seorang guru dan petugas tata usaha pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dalam pesan yang dikirimkan, pelaku mengklaim telah menempatkan bom di 11 titik di lingkungan sekolah.

“SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, DIHARAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK ...!!!!” bunyi pesan tersebut.

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan sterilisasi dan penyelidikan. Demi alasan keamanan, kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut sempat ditiadakan.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya