Berita

Penyerang Norwegia Alexander Sorloth/Net

Sepak Bola

Sorloth dan Keluarga Terima Ancaman Pembunuhan yang Mengerikan

SELASA, 14 JULI 2026 | 09:38 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Sepak bola seharusnya menjadi panggung kegembiraan, namun realitas pahit kembali menghampiri pemain profesional.

Alexander Sorloth, penyerang yang kini menjadi pusat perhatian, harus menelan pil pahit.

Ia dan keluarganya menjadi target serangan siber yang mengerikan berupa ancaman pembunuhan.


Tidak ada ruang dalam olahraga untuk kebencian yang melampaui batas. Sorloth mengungkapkan bahwa ia menerima pesan bernada kasar, termasuk instruksi kejam seperti "Bunuh diri saja, dasar bodoh". 

Pesan-pesan ini bukan sekadar kritik atas performa di lapangan, melainkan serangan pribadi yang menyasar sisi kemanusiaan pemain dan orang-orang terdekatnya.

Keluarga, yang seharusnya menjadi pendukung utama, kini justru terseret dalam ketakutan akibat ulah segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.

Fenomena ini menunjukkan sisi gelap dari anonimitas di media sosial, di mana penggemar dapat dengan mudah melempar kebencian tanpa memikirkan konsekuensi psikologis yang ditimbulkan.

Dunia sepak bola perlu mengambil langkah tegas. Ancaman nyawa dan kekerasan verbal bukan bagian dari rivalitas sehat. Dukungan kepada pemain harus tetap berpijak pada rasa hormat.

Jika kita terus membiarkan ruang siber dipenuhi racun seperti ini, kita tidak hanya kehilangan kemanusiaan dalam olahraga, tetapi juga membahayakan mentalitas para atlet yang berjuang di lapangan.

Sorloth hanyalah satu dari sekian banyak korban, dan ini adalah alarm bagi kita semua untuk menghentikan budaya toksik ini. Mari kembalikan sepak bola ke hakikatnya, sebagai pemersatu, bukan medan perang untuk menebar teror.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya