Berita

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah (Foto: YouTube Kemlu RI)

Global

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Kebakaran Maut di Bangkok

SENIN, 13 JULI 2026 | 15:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam kebakaran maut yang melanda sebuah tempat hiburan di kawasan Lat Phrao, Bangkok, Thailand, pada Minggu 12 Juli 2026. 

Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah menjelaskan, KBRI Bangkok terus berkoordinasi dengan otoritas Thailand sejak kebakaran terjadi. 

Menurut data terbaru yang diterima pemerintah Indonesia, belum ditemukan adanya WNI di antara korban meninggal maupun korban luka.


"Berdasarkan koordinasi KBRI Bangkok dengan pihak kepolisian, rumah sakit, dan otoritas setempat, belum terdapat informasi adanya korban Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal maupun korban luka," ujar Heni Hamidah dalam pernyataan tertulis, Senin, 13 Juli 2026.

Heni menegaskan, KBRI Bangkok akan terus menjalin koordinasi dengan aparat setempat untuk mengikuti perkembangan proses penanganan korban dan memastikan perlindungan bagi WNI apabila ditemukan ada yang terdampak. 

"KBRI Bangkok akan terus berkoordinasi dengan otoritas Thailand untuk memantau perkembangan situasi dan siap memberikan pendampingan apabila terdapat WNI yang terdampak," lanjutnya.

Kebakaran hebat tersebut terjadi di Pub Na Ladprao, Bangkok Utara, pada Minggu tengah malam waktu setempat.

Menurut otoritas Thailand, api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian, namun insiden itu telah merenggut sedikitnya 27 nyawa dan menyebabkan 63 orang mengalami luka-luka, dengan 22 korban dilaporkan dalam kondisi kritis.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. 

Berdasarkan kesaksian seorang musisi yang tampil di lokasi, asap pertama kali muncul dari pemutus arus listrik di dekat panggung sebelum listrik padam, disusul ledakan dan kepulan asap tebal yang dengan cepat memenuhi ruangan. 

Banyak korban ditemukan di area toilet belakang pub karena diduga berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya