Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah (Foto: YouTube Kemlu RI)
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam kebakaran maut yang melanda sebuah tempat hiburan di kawasan Lat Phrao, Bangkok, Thailand, pada Minggu 12 Juli 2026.
Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah menjelaskan, KBRI Bangkok terus berkoordinasi dengan otoritas Thailand sejak kebakaran terjadi.
Menurut data terbaru yang diterima pemerintah Indonesia, belum ditemukan adanya WNI di antara korban meninggal maupun korban luka.
"Berdasarkan koordinasi KBRI Bangkok dengan pihak kepolisian, rumah sakit, dan otoritas setempat, belum terdapat informasi adanya korban Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal maupun korban luka," ujar Heni Hamidah dalam pernyataan tertulis, Senin, 13 Juli 2026.
Heni menegaskan, KBRI Bangkok akan terus menjalin koordinasi dengan aparat setempat untuk mengikuti perkembangan proses penanganan korban dan memastikan perlindungan bagi WNI apabila ditemukan ada yang terdampak.
"KBRI Bangkok akan terus berkoordinasi dengan otoritas Thailand untuk memantau perkembangan situasi dan siap memberikan pendampingan apabila terdapat WNI yang terdampak," lanjutnya.
Kebakaran hebat tersebut terjadi di Pub Na Ladprao, Bangkok Utara, pada Minggu tengah malam waktu setempat.
Menurut otoritas Thailand, api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian, namun insiden itu telah merenggut sedikitnya 27 nyawa dan menyebabkan 63 orang mengalami luka-luka, dengan 22 korban dilaporkan dalam kondisi kritis.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Berdasarkan kesaksian seorang musisi yang tampil di lokasi, asap pertama kali muncul dari pemutus arus listrik di dekat panggung sebelum listrik padam, disusul ledakan dan kepulan asap tebal yang dengan cepat memenuhi ruangan.
Banyak korban ditemukan di area toilet belakang pub karena diduga berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api.