Berita

Bupati Langkat, Syah Afandin. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

MINGGU, 12 JULI 2026 | 20:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggandeng PT Antam Tbk dan PT Pegadaian untuk menguji keaslian 55 keping logam bertuliskan platinum yang ditemukan saat operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Langkat, Syah Afandin.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, hingga kini penyidik masih berkoordinasi dengan para ahli untuk memastikan apakah puluhan keping logam tersebut benar merupakan platinum.

"Untuk keasliannya sampai saat ini kita masih berkoordinasi dengan beberapa ahli. Kemarin juga kami sudah sampaikan itu ada dari Antam, dari Pegadaian. Kita juga sudah mengirim surat," kata Taufik dikutip Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 12 Juli 2026.


Taufik menjelaskan, temuan logam tersebut baru diketahui pada tahap akhir pelaksanaan OTT. Tulisan pada fisik barang menunjukkan logam itu merupakan platinum, sehingga sempat memunculkan dugaan nilainya mencapai puluhan miliar Rupiah.

Meski demikian, Taufik menegaskan fokus utama penyidik saat ini masih menyelesaikan konstruksi perkara dugaan suap proyek yang menjerat Bupati Langkat periode 2025-2030, Syah Afandin, dan pihak swasta Yaqub Abdhal Al Mu'arif yang juga merupakan tim sukses Syah Afandin pada Pilkada 2024.

"Penyidik masih bekerja di lapangan untuk konstruksi perkaranya. Karena ini kan tahanan jalan terus ya. Nanti mungkin bisa sambil jalan akan kami update lagi," jelas Taufik.

KPK menggelar OTT pada 2 Juli 2026 di Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kota Medan. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan Syah Afandin beserta sejumlah pihak lainnya. Saat menggeledah mobil milik Syah Afandin, penyidik menemukan 55 keping logam bertuliskan platinum yang kemudian disita sebagai barang bukti.

Sebelumnya, KPK memperkirakan nilai 55 keping logam tersebut dapat mencapai lebih dari Rp40 miliar apabila seluruhnya terbukti merupakan platinum asli. Namun, nilai tersebut masih bersifat estimasi awal dan baru akan dipastikan setelah hasil pengujian dari PT Antam dan PT Pegadaian selesai dilakukan.

Selain menyita puluhan keping logam tersebut, KPK juga mengamankan uang tunai miliaran Rupiah dan sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di lingkungan Pemkab Langkat. Seluruh barang bukti itu kini masih didalami untuk mengungkap aliran dana dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya