Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

MINGGU, 12 JULI 2026 | 19:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto optimistis program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes Merah Putih mampu menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa. 

Program tersebut diproyeksikan menciptakan perputaran uang hingga Rp223 triliun setiap tahun di desa-desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat sebesar Rp223 triliun tiap tahun akan beredar di desa-desa. Tidak keluar, akan beredar di desa-desa,” ujar Prabowo di acara peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.


Prabowo menegaskan Kopdes Merah Putih akan menjadi pusat layanan ekonomi desa sekaligus instrumen pemerintah dalam memastikan distribusi berbagai barang subsidi berjalan tepat sasaran.

“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus! saya katakan ini harus,” tegas Prabowo.

Kepala Negara menjelaskan, Kopdes Merah Putih akan dibangun sebagai ekosistem koperasi modern berbasis digital yang mencakup berbagai sektor, mulai dari ketahanan pangan, layanan simpan pinjam, hingga fasilitas kesehatan.

Koperasi ini juga akan dilengkapi toko sembako, apotek desa, gudang, serta gudang pendingin untuk membantu petani dan nelayan menjaga hasil produksi.

Selain itu, KDKMP dirancang untuk memangkas mata rantai tengkulak melalui sistem pembelian siaga (offtaker). Dengan skema tersebut, koperasi akan berperan membeli hasil panen petani dan tangkapan nelayan dengan harga yang lebih adil dan stabil.

“Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar Rp202 triliun di petani, peternak, dan nelayan,” imbuhnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya