Berita

Proses pemadaman kebakaran hutan di Kota Banjarbaru,Kalimantan Selatan. (Foto: BNPB)

Nusantara

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

MINGGU, 12 JULI 2026 | 18:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Amukan si jago merah di sektor kehutanan dan lahan kian mengkhawatirkan seiring masuknya puncak musim kemarau di tanah air. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan rentetan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Kalimantan sepanjang akhir pekan ini.

Berdasarkan data penanganan bencana dari Sabtu-Minggu, 11 dan 12 Juli 2026, wilayah Kalimantan Timur menjadi area terdampak paling parah hingga memakan korban luka.

Di Kabupaten Kutai Barat, Kaltim, sedikitnya 60 hektare lahan hangus terbakar pada Jumat, 10 Juli 2026, tepatnya di Kampung Dingin (Kecamatan Lawa) dan Kampung Emas (Kecamatan Empas). Imbas pekatnya kabut asap, tim gabungan BPBD terpaksa mengevakuasi seorang warga ke fasilitas kesehatan akibat pingsan karena terlalu banyak menghirup asap.


Di saat yang hampir bersamaan, 4 hektare lahan di Kutai Kartanegara juga ikut terbakar.

"Api di kedua wilayah Kaltim tersebut saat ini sudah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu, 12 Juli 2026.

Kondisi tak kalah kritis terjadi di Kalimantan Selatan. Kota Banjarbaru mencatatkan luasan lahan terbakar hingga 11,5 hektare yang tersebar di Kelurahan Cempaka, Guntung Manggis, dan Landasan Ulin Selatan, sebelum akhirnya berhasil diredam petugas pada Sabtu kemarin.

Jawa Timur dan Jawa Tengah Ikut Membara

Sementara di Pulau Jawa, api melahap zona hijau di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di Jatim, Kabupaten Ponorogo kehilangan 3 hektare lahan di Desa Tatung akibat kebakaran yang terjadi sejak Jumat sore. Langkah pemadaman serupa juga dilakukan di Kabupaten Lumajang yang menghanguskan 2 hektare lahan di Desa Condro.

Bergeser ke Jawa Tengah, karhutla dilaporkan melanda dua desa di Kabupaten Banyumas, yakni Desa Pamijen (Kecamatan Sokaraja) dan Desa Karangtalun Kidul (Kecamatan Purwojati) dengan total area terbakar mencapai 3 hektare.

Merespons situasi ini, BNPB menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk memperketat patroli udara maupun darat guna memantau titik panas (hotspot). Langkah tegas secara hukum juga diminta untuk diterapkan bagi oknum yang sengaja membakar lahan.

"Masyarakat diimbau keras untuk tidak memicu kebakaran, seperti membakar sampah di lahan kering atau membuang puntung rokok sembarangan. Jika melihat indikasi kebakaran atau oknum yang sengaja membakar lahan, segera laporkan ke petugas," tegas Abdul Muhari.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya