Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Sindir Tamu Tak Diundang yang Merampok Kekayaan RI

MINGGU, 12 JULI 2026 | 16:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyindir pihak-pihak yang memanfaatkan keramahan bangsa Indonesia untuk mengeruk kekayaan nasional. 

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berpidato pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.

Prabowo menggambarkan karakter masyarakat Indonesia yang dikenal ramah dan menghormati tamu. Budaya tersebut bahkan membuat masyarakat rela memberikan apapun demi menjamu tamu yang datang.


"Bangsa kita bangsa yang terlalu baik hatinya. Kita ini lugu. Benar? Kalau ada tamu datang ke rumah kita, walau kita tidak punya kopi atau gula, kita tetap persilakan. Kita pinjam ke tetangga demi menghormati tamu. Itu sifat kita," ujarnya.

Menurutnya, ada pihak luar yang memanfaatkan sifat ramah bangsa Indonesia untuk memperoleh keuntungan sepihak hingga berujung pada pengurasan kekayaan negara.

"Kita suka dengan tamu dan kita hormati tamu. Hanya saja, kadang-kadang ada tamu yang enggak tahu diri. Sudah enggak diundang, datang ke sini, katanya mau dagang, lama-lama ngerampok," ujarnya.

Untuk itu, kepala negara menegaskan tekad pemerintahannya untuk menghentikan kebocoran kekayaan bangsa yang selama ini mengalir ke luar negeri.

"Betapa besar kekayaan bangsa Indonesia dicuri, betapa besar kekayaan kita dibawa ke luar negeri. Karena itu, saya bertekad memimpin pemerintahan dibantu oleh kabinet saya, untuk bekerja dengan keras, dengan gagasan dan pikiran yang besar, bukan yang kecil-kecil," tegasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya