Berita

Audiensi DPN IARMI dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago di Ruang Yudhistira, Kantor Kemenko Polkam, Kamis, 9 Juli 2026.

Politik

Bertemu Menko Polkam

IARMI Perjuangkan Penguatan Menwa sebagai Pilar Bela Negara

MINGGU, 12 JULI 2026 | 02:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (DPN IARMI) mendorong penguatan kembali sistem pembinaan Resimen Mahasiswa (Menwa) sebagai bagian dari strategi membangun karakter, kepemimpinan, dan kesadaran bela negara di kalangan generasi muda.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi DPN IARMI dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago di Ruang Yudhistira, Kantor Kemenko Polkam, Kamis, 9 Juli 2026. 

Audiensi dipimpin langsung Ketua Umum DPN IARMI, Prof. Bahrullah Akbar, bersama jajaran pengurus DPN IARMI.


Ketua Umum DPN IARMI, Prof. Bahrullah Akbar, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan IARMI dalam membangun sistem pembinaan Menwa yang lebih kokoh, adaptif, dan relevan dengan tantangan kebangsaan saat ini.

"Resimen Mahasiswa merupakan salah satu aset strategis bangsa dalam menyiapkan kader-kader muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, integritas, serta semangat bela negara. Karena itu, pembinaan Menwa harus memperoleh perhatian yang lebih kuat melalui dukungan regulasi dan sinergi lintas kementerian. Seperti kita ketahui keberadaan Menwa tetap eksis dan survive,  dan masih berjalan rekrutmen dari kampus besar maupun pada kampus di tingkat kabupaten," ujar Bahrullah dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2026.

Menurutnya, Menwa selama ini telah melahirkan banyak tokoh yang berkiprah di berbagai bidang, mulai dari birokrasi, dunia usaha, akademisi, hingga institusi pertahanan dan keamanan. 

"Oleh sebab itu, keberlanjutan pembinaan Menwa perlu menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Sekarang ini diperkirakan lebih 40.000 Alumni siap mendukung, kesinambungan dan keberlanjutan mempertahankan ideologi Pancasila dan implementasi Bela Negara,” tegasnya. 

Dalam audiensi tersebut, Menko Polkam Djamari Chaniago memberikan arahan kepada Deputi I Bidang Politik Dalam Negeri untuk meninjau kembali regulasi pembinaan Menwa, termasuk mengkaji kemungkinan keterlibatan Menwa dalam sistem Komponen Cadangan (Komcad) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, DPN IARMI juga didorong untuk melakukan audiensi dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi guna memperkuat sistem pembinaan Menwa di lingkungan perguruan tinggi.

"Bagi kami, ini merupakan respons yang sangat konstruktif. Kehadiran negara dalam memperkuat pembinaan Menwa akan memberikan kepastian arah bagi pengembangan organisasi sekaligus memperkuat ekosistem bela negara di lingkungan kampus," kata Bahrullah.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam juga menyatakan kesediaannya menghadiri Apel Besar Bela Negara IARMI dan Menwa se-Indonesia yang direncanakan berlangsung di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor dengan melibatkan sekitar 3.000 peserta dari berbagai provinsi.

"Alhamdulillah Pak Menko Djamari Chaniago insya Allah berkenan hadir dalam Apel Besar Bela Negara nanti. Apel Besar Bela Negara bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum konsolidasi nasional untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian generasi muda kepada bangsa," jelasnya. 

Lanjut dia, di tengah dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, hingga berbagai tantangan ideologi dan sosial, bangsa ini membutuhkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, serta siap mengabdi kepada negara. 

"Menwa memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter tersebut, sehingga pembinaannya harus terus diperkuat secara berkelanjutan," tegasnya lagi.

Ia berharap hasil audiensi tersebut menjadi awal dari langkah konkret pemerintah dalam menyempurnakan kebijakan pembinaan Menwa sehingga mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai wadah kaderisasi bela negara di lingkungan perguruan tinggi.

Sementara, Ketua Harian IARMI, Muhammad Arwani Deni menyimpulkan banyak perspektif dan hikmah dari pertemuan tersebut. 

"Kami optimis sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan IARMI akan melahirkan sistem pembinaan Menwa yang semakin modern, profesional, dan mampu mencetak generasi pemimpin bangsa yang berintegritas serta memiliki komitmen kuat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya