Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Orang Super Kaya RI Diprediksi Naik 82 Persen, Pemerintah Siapkan Skenario

MINGGU, 12 JULI 2026 | 00:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons proyeksi lembaga konsultan properti Knight Frank yang memperkirakan jumlah orang super kaya di Indonesia akan melonjak 82 persen dalam lima tahun ke depan.

Airlangga menegaskan pemerintah saat ini lebih memprioritaskan upaya memperkecil ketimpangan ekonomi melalui perbaikan koefisien gini, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Ya, arahan Bapak Presiden kita sekarang mendorong perbaikan koefisien gini. Jadi program itu yang kita coba dan kita akselerasi dengan beberapa program unggulan Pak Presiden," ujar Airlangga, dikutip Sabtu, 11 Juli 2026.


Menurut dia, pemerintah menjalankan kebijakan yang menyasar dua kelompok masyarakat sekaligus, yakni mendorong masyarakat kelas menengah agar terus meningkat kesejahteraannya dan memastikan kelompok miskin serta rentan tetap mendapatkan perlindungan sosial.

Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk tiga bulan ke depan, yakni Juli hingga September, guna menjaga kebutuhan masyarakat pada kelompok desil terbawah.

"Jadi dengan berbagai program itu diharapkan kelas menengah ini juga bisa ketarik, dan yang desil 4 ke bawah kita jaga kebutuhan mereka untuk pangan. Makanya kita luncurkan program tambahan yang beras ini kita lanjutkan 3 bulan," jelas Airlangga.

Selain memperkuat perlindungan sosial, pemerintah juga memperbesar dukungan terhadap sektor perumahan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Program tersebut memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, termasuk untuk kepemilikan rumah, dengan plafon hingga Rp5 miliar.

Tingginya realisasi penyaluran membuat pemerintah memutuskan menambah alokasi anggaran KUR Perumahan menjadi Rp50 triliun hingga akhir tahun.

"Kemudian kita dorong program perumahan karena perumahan itu kunci untuk masyarakat kelas menengah dan ke bawah, dimana salah satunya kan dari program baru yang diluncurkan dengan kredit usaha rakyat yang sampai Rp5 miliar. Dan realisasinya ini cukup bagus dan sampai akhir tahun kita naikkan plafonnya ke Rp50 triliun," ungkapnya.

Di saat yang sama, pemerintah memastikan berbagai insentif untuk menjaga konsumsi rumah tangga tetap dilanjutkan.

"Kemudian PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), PPh Ditanggung Pemerintah (DTP), kita masih jalankan. Kemudian juga kita untuk mendorong daya beli termasuk untuk program liburan ini juga kita dorong. Kemudian kita jaga kan harga Pertalite dan harga biodiesel kita jaga pada harga subsidi," pungkas Airlangga.

Sebelumnya, laporan terbaru Knight Frank memperkirakan jumlah Ultra High Net Worth Individuals (UHNWI) atau individu dengan kekayaan bersih sedikitnya 30 juta dolar AS akan meningkat dari 3.866 orang pada 2026 menjadi 6.966 orang pada 2031.

Dengan pertumbuhan sebesar 82 persen dalam lima tahun, Indonesia diproyeksikan menjadi negara dengan laju peningkatan populasi orang super kaya tertinggi di dunia, melampaui sejumlah negara lain seperti Arab Saudi dan Polandia yang diperkirakan mencatat pertumbuhan sekitar 60 persen.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya