Berita

Bedah Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta. (Foto: Dokumentasi KH Zulfa Mustofa)

Nusantara

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

SABTU, 11 JULI 2026 | 23:22 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa karya Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa, dinilai menjadi pengingat penting atas kejayaan tradisi keilmuan ulama Nusantara.

Pandangan itu disampaikan Rais Syuriyah PBNU KH Abdul Ghofur Maimoen atau Gus Ghofur dalam bedah kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa, di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Juli 2026.

"Buku ini sangat baik dan memberikan pelajaran penting bagi kita. Mudah-mudahan dengan hadirnya kitab ini kita kembali terinspirasi untuk melahirkan ulama-ulama besar," kata Gus Ghofur dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2026.


Menurut Gus Ghofur, kitab tersebut menggambarkan perjalanan ulama Nusantara yang menimba ilmu di Makkah hingga menjadi ulama besar, pengajar, bahkan khatib di Masjidil Haram.

"Buku ini menyampaikan dengan baik bahwa ulama-ulama ketika mengembara belajar di Makkah kemudian menjadi ulama besar, menjadi pengajar di Masjidil Haram, bahkan sebagian di antaranya menjadi khatib di Masjidil Haram. Itulah generasi ulama terdahulu," ujarnya.

Ia mengatakan, para ulama Nusantara tidak hanya dikenal sebagai pendidik, tetapi juga meninggalkan karya-karya keilmuan yang hingga kini masih menjadi rujukan. Di antaranya Syekh Mahfudz at-Tirmizi dan Syekh Nawawi al-Bantani yang dikenal sebagai ulama besar dari kawasan al-Jawi, sebutan bagi wilayah Nusantara dalam literatur Islam klasik.

"Mereka kemudian menjadi pengarang-pengarang besar. Semangat seperti inilah yang harus kita resapi. Semoga hadirnya buku ini membuat ulama-ulama Nusantara kembali percaya diri bahwa dahulu para ulama kita mampu menjadi tokoh besar di dunia Islam," tandasnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya