Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

SABTU, 11 JULI 2026 | 12:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jumlah pemegang saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mencatatkan pemulihan signifikan pada akhir semester pertama 2026. 

Pertumbuhan basis investor ini sekaligus menghentikan tren penyusutan yang sempat terjadi selama dua bulan berturut-turut.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 10 Juli 2026, jumlah investor BBTN yang terdaftar dengan Single Investor Identification (SID) mencapai 47.499 per 30 Juni 2026. 


Angka ini mencerminkan kenaikan sebanyak 1.692 SID atau tumbuh 3,69 persen jika dibandingkan dengan posisi akhir Mei 2026 yang sebesar 45.807 SID.

Kenaikan pada bulan Juni tersebut berhasil membalikkan tren negatif yang berlangsung dalam dua bulan sebelumnya. Sebagai perbandingan, basis pemegang saham BBTN tercatat sebesar 46.892 SID pada April 2026, lalu menyusut menjadi 45.807 SID pada Mei 2026, sebelum akhirnya kembali meluas di penghujung Juni.

Dari total 14.034.444.413 lembar saham yang ditempatkan dan disetor penuh, PT Danantara Asset Management masih mengukuhkan posisinya sebagai pemegang saham terbesar BBTN. 

Perusahaan tersebut menguasai 8.336.459.982 lembar saham atau setara dengan 59,4 persen. Sementara itu, porsi saham free float yang beredar di masyarakat mencapai 5.594.306.430 lembar saham, yang setara dengan 40,264 persen dari total saham terdaftar di BEI.

Adapun jajaran Direksi dan Dewan Komisaris BBTN secara keseluruhan menggenggam 19.370.635 lembar saham atau sekitar 0,13802 persen. Di sisi lain, Badan Pengaturan BUMN selaku pemegang saham pengendali mencatatkan kepemilikan sebanyak 84.206.666 lembar saham atau setara 0,60 persen per 30 Juni 2026.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya