Berita

PT Berkat Cawan Group mendukung Program Go Green Energy (Foto: Istimewa)

Bisnis

Pemerintah Didorong Buka Ruang Dialog terkait Go Green Energy

SABTU, 11 JULI 2026 | 11:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya pemerintah menciptakan ketahanan energi melalui program go green energy mendapat dukungan positif dari para pengusaha.

Albert Junior, Owner PT Berkat Cawan Group menekankan bahwa go green energy bertujuan membangun fondasi kokoh bagi masa depan energi hijau yang berkelanjutan. 

"Go green energy bertujuan membangun fondasi kokoh bagi masa depan energi hijau yang berkelanjutan serta transportasi di Indonesia," kata Albert dalam keterangannya dikutip di Jakarta, Sabtu 11 Juli 2026.


Guna mencapai hal tersebut, menurutnya,  pemerintah harus menggandeng pihak swasta. Salah satunya dengan membuka dialog dengan pelaku usaha, khususnya anak-anak bangsa.

"Dengan dialog terbuka dan intens, maka berbagai kendala dan kebijakan yang ada bisa diselesaikan, termasuk dari sisi pembiayaan," jelasnya. 

Dulu,  sudah ada dialog yang diinisiasi oleh kementerian terkait, bahkan langsung dengan Presiden RI. Dengan begitu, pemerintah akan mengetahui apa yang menjadi kendala-kendala di lapangan.

Ia menekankan bahwa kemampuan anak-anak bangsa tidak kalah. Bahkan, kalaupun melibatkan investor luar negeri sifatnya  hanya transfer knowledge saja. 

Selain itu, secara finansial pihak swasta memiliki kemandirian untuk berinvestasi. 

"Kuncinya adalah dialog dan kolaborasi," kata Albert.

Selain itu, penting juga melibatkan kalangan akademisi, baik secara pemikiran maupun tenaga-tenaga terampil.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya