Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL.Reni Erina)

Bisnis

Saham Eropa Ditutup Bervariasi di Tengah Gejolak Sektor Teknologi dan Isu Geopolitik

SABTU, 11 JULI 2026 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa mengakhiri perdagangan pekan ini dengan pergerakan bervariasi (mixed). Setelah melewati seminggu yang penuh volatilitas, pasar merespons aksi pelepasan saham teknologi serta dinamika makroekonomi dan geopolitik global. 

Pada penutupan perdagangan Jumat 10 Juli 2026 waktu setempat, indeks acuan Euro STOXX 50 terkoreksi 0,3 persen ke level 6.267, sementara STOXX Eropa 600 cenderung stagnan di posisi 641. Secara mingguan, kedua indeks ini masing-masing terpangkas 2,3 persen dan 1,8 persen dari rekor tertinggi yang sempat diraih pekan lalu.

Sektor teknologi yang terhubung dengan rantai pasok kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) mengalami tekanan berat akibat investor yang mulai mempertanyakan keberlanjutan imbal hasil dari investasi infrastruktur AI. 


Penurunan ini dipimpin oleh ASML yang merosot 2,1 persen, disusul Siemens Energy yang melemah 2,6 persen, serta Infineon yang susut 1,3 persen.

Sebaliknya, sektor perbankan justru menjadi penopang utama bursa Eropa seiring penurunan harga minyak dunia dan menguatnya obligasi pemerintah zona Euro. Saham raksasa perbankan seperti BBVA, Deutsche Bank, dan UniCredit kompak melaju dengan kenaikan masing-masing sekitar 1,5 persen.

Indeks CAC 40 Perancis berhasil menguat tipis 0,1 persen ke level 8.339. Pergerakan positif ini didorong oleh inflasi tahunan Perancis yang melunak ke level 1,8 persen pada Juni dari sebelumnya 2,4 persen di bulan Mei. Selain itu, pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait peluang berlanjutnya pembicaraan diplomasi dengan Iran turut menekan harga minyak dunia dan meredakan kekhawatiran inflasi energi.

Kondisi ini memberi angin segar bagi saham perbankan Perancis seperti Societe Generale yang naik 1,4 persen dan BNP Paribas yang menguat 0,9 persen. Di sektor barang mewah, pergerakan cenderung bervariasi di mana Hermes berhasil naik 1 persen, sedangkan LVMH tergerus 0,6 persen.

Di Inggris, indeks FTSE 100 berhasil rebound pada penutupan sesi Jumat, namun secara akumulasi mingguan tetap mencatatkan penurunan 1,7 persen sekaligus memutus tren penguatan yang sempat bertahan selama dua pekan berturut-turut.

Penguatan di sesi akhir didorong oleh lonjakan saham Vodafone hingga hampir 13 persen setelah miliarder Xavier Niel sepakat membeli saham Emirates Telecommunications, Disusul raksasa farmasi AstraZeneca yang merosot lebih dari 3 persen menyusul kegagalan uji coba obat terbarunya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya