Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto (kedua dari kiri) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Jumat malam, 10 Juli 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Putra)

Hukum

Drama Konpers Dugaan Korupsi Seret Jampidsus: Molor 5 Jam Berakhir Tanpa Nama Tersangka

JUMAT, 10 JULI 2026 | 22:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pengungkapan kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara, pengelolaan dana Asabri-Jiwasraya periode 2020-2025, serta TPPU PT CBS di Mapolda Metro Jaya, Jumat malam, 10 Juli 2026 berlangsung antiklimaks.

Konferensi pers yang digelar di Polda Metro Jaya diwarnai drama penundaan yang berlarut-larut. Hingga ujungnya, penyidik nyatanya belum berani mengumumkan satupun nama tersangka.

Pantauan RMOL di lokasi, agenda konferensi pers yang semula dijadwalkan matang pada pukul 16.30 WIB mendadak diundur menjadi pukul 19.00 WIB. Namun, awak media kembali dibuat menunggu tanpa kepastian hingga akhirnya konferensi pers baru benar-benar terlaksana sekitar pukul 21.39 WIB.


Meski molor hingga lima jam dan membuat suasana Gedung Promoter sunyi, tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya masih menutup rapat identitas aktor intelektual di balik skandal ini.

“Bukan malam ini (pengumuman tersangka)," kilah Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto saat konferensi pers.

"Dalam waktu dekat, kami akan menyampaikan terkait tentang tersangka dalam perkara yang ditangani oleh joint investigation Kortas dan Polda Metro Jaya," jelas Kombes Budi.

Kendati nama tersangka masih misteri, meja rilis Polda Metro Jaya malam ini benar-benar disesaki oleh gunungan barang bukti kelas kakap yang dipamerkan ke publik.

Kilauan kepingan emas batangan murni tampak berjejer rapi diapit oleh ribuan lembar gepokan mata uang asing berwujud Dolar Singapura, Dolar AS, hingga pecahan Rupiah.

Tak hanya tumpukan uang dan logam mulia, penyidik juga memajang belasan boks kontainer plastik transparan berisi tumpukan dokumen penting, perangkat komputer, serta beberapa barang bukti berukuran besar yang ditutupi selimut bermotif salah satu klub sepak bola Eropa.

Barang berbungkus kain tersebut diduga kuat merupakan lukisan mahal dan foto keluarga yang sebelumnya dipajang di dinding rumah mewah yang digeledah.

Rentetan barang bukti ini dikumpulkan dari operasi maraton di 13 lokasi berbeda sejak Rabu, 8 Juli 2026. Polisi menyisir kantor PT CBS, PT KNI, PT PML, hingga sejumlah apartemen dan rumah mewah di kawasan elite Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Sentul, Bogor, yang belakangan diketahui merupakan aset milik Jampidsus Febrie Adriansyah.

Jika ditotal, nilai sitaan dari operasi gabungan ini sangat mencengangkan. Penyidik berhasil mengamankan uang senilai Rp60 miliar yang tersimpan di dalam brankas Cafe de'CLAN Signature dan Koin Money Changer di kawasan Cipete.

Sementara dari rumah mewah milik Febrie Adriansyah di Parahyangan Golf 2, Sentul, Bogor, petugas mengangkut harta karun tersembunyi yang disimpan di dalam tujuh koper berupa 4.767.300 Dolar AS, 14.083.800 Dolar Singapura, Rp100 juta tunai, serta kepingan emas murni seberat 74 kilogram.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya